Brave girl

Brave girl

  • WpView
    Reads 15
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Dec 8, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
"...iya, ini udah jauh kok dari Zaica, ini udah di luar tadi Zaica masih jemur baju." "Lho kok om bawa-bawa nama aku, emang om lagi telponan sama siapa?" Tutur Zaica dalam hatinya, yang tidak sengaja mendengar percakapan omnya yang sedang menelpon seseorang. "Kata om gak boleh nguping, tapi kan ini udah terlanjur denger mana ada nama akunya lagi, jadi its ok kali ya denger dikit aja." tuturnya lagi dalam batin, sambil bersembunyi di balik tembok tempat omnya menelpon seseorang. "...jadi gimana bu keadaannya sekarang?...ha? jadi sekarang ibunya Zaica masih sakit dalam keadaan hamil?...yaudahlah tapi ada keluarganya ini kan ya di sana?" "Tunggu-tunggu, ini bahas ibu aku? kenapa harus diem-diem aku juga kan harus tau." Ucapnya dalam hati. "...Ayahnya udah di proses?" "What??? Ayahnya siapa? proses apa?" Tuturnya. "...Jadi dia sama Ratih (Ibu sambung Zaica) satu lapas beda kamar?...yaudah itukan kesalahan dia mau gimana lagi, Ratih kan keluarga nya banyak duit wajar kalo di kirimin uang untuk di dalem, sedangkan kita kan belum bisa bantu uang cuma bisa bantu doa aja, jadi sabar-sabar aja bilang dia, banyak-banyak doa, jangan tinggalin ibadah. Kalo Zaica aman di sini." "...a a a ayah di penjara sama bunda? terus ibu masih belum sembuh? Ya Allah apa lagi ini? " tuturnya dalam hati sambil meneteskan air mata, dan meninggalkan tempat.
All Rights Reserved
#64
pendidikan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cracked Love
  • AIRA [On Going]
  • Rumah Tanpa Pintu [ON GOING]
  • ALBARISUS ✔
  • ALETA
  • RIRI NATARI [END]
  • 27 FEBRUARI
  • ℤ𝔸𝕐ℕ
  • Dalam Diam | Hiatus

Deg. Aluna terpaku di tempat seolah olah badanya susah untuk di gerakkan, yang ia lihat ia lah Sagara terbaring dibrangkar rumah sakit. Apa ini, Aluna sudah tau apa alasan temannya tidak mau memberi tahukan keberadaan Sagara ternyata ini. "Sagara?" ucap Aluna melangkah mendekati brangkar Sagara. Aurora yang sedang menyuapi Sagara makan langsung melihat kearah sumber suara yang di dengarkan oleh daun telinganya. "Sa? Dia siapa!?" tanya aurora, sedangkan Aluna menunggu jawaban yang keluar dari mulut Sagara. Sagara langsung melihat kearah Aluna yang baru masuk kedalam ruang rawatnya. "Kamu siapa?" Tanya Sagara melihat kearah Aluna, aluna terkejut dan hatinya seperti di tusuk belati saat Sagara mengatakan itu. Dan saat itu lah, Penyakit Ganda Sagara tumbuh. Jiwa kedua di dalam diri Sagara bangkit, yang dimana jiwa kedua itu sangat mencintai Aurora. Aluna melangkah mendekati brangkar yang di tiduri oleh Sagara. "Ini Aluna sa" lirih Aluna dengan mata yang berkaca kaca. Kaki Aluna bergetar hebat saat Sagara berani rangkulan perempuan asing, yang tidak lain ialah aurora. "Kamu siapa anjing!!" Sentak Aluna mencengkam kuat tangan aurora. Sagara membelalak matanya, berani sekali perempuan aneh itu menyentuh aurora. "Lepas dia anjing, lo yang siapa?" Tanya Sagara dengan mata yang berkobar marah. Mendadak semuanya hening, mata Aluna tidak hatinya mengeluarkan air mata. "Sa, kamu serius gak kenal sama aku?" Tanya Aluna memegang tangan Sagara. Ahkk.. Aluna terpental jauh akibat hempasan dari sagara. "Pergi lo dari sini!" Sentak Sagara menunjukkan kearah pintu keluar, dan matanya melihat Aluna yang terjatuh di atas lantai. "Lo lelaki paling brengsek, gilak!!" Sentak talita menerobos masuk kedalam sana dan membawa Aluna pergi. Yok kepoin cerita aku. 🌷🌻 JANGAN MENJADI PLAGIAT. FOLLOW SEBELUM BACA

More details
WpActionLinkContent Guidelines