Takdirku Layaknya Angin

Takdirku Layaknya Angin

  • WpView
    GELESEN 8
  • WpVote
    Stimmen 2
  • WpPart
    Teile 1
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Do., Dez. 8, 2022
Surai hitam legamnya ikut berayun mengikuti irama angin berlalu. Sembari mendengarkan lirik demi lirik bernada mengalun. Suasana hening menyelimuti keduanya. Tak ada satu pun yang ingin mengeluarkan suara sekedar mencairkan suasana. Dua insan yang sedari tadi terjebak dalam kebimbangan, menit demi menit berlalu yang tercipta hanyalah kebisuan. Ditempat ini, mereka akhirnya tersadar akan segalanya bukanlah mimpi atau kesengajaan namun alur kehidupan adalah kenyataan dari sebuah fakta. Entah sedih atau bahagia, tangis atau tawa, yang mereka percaya adalah takdir layaknya angin. Tidak nampak dan tidak sadar namun terasa. Mungkin terselip rasa tak menyangka tapi itulah makna dibalik semuanya. mampir yuk ke cerita ku, siapa tau menarik dan kalian suka. jangan lupa tambah ke perpustakaan kalian. Bismillah...
Alle Rechte vorbehalten
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • CATATAN HARIANKU
  • Misteri di Balik Kabut Gunung Salak
  • Langitara
  • Siluman Tak' Bernyawa
  • Satintail
  • ALZEAR (ON GOING)
  • Serendipity
  • LEAVE ME ALONE
  • ZERGAN
  • ERLANGGA

Tentunya pasti dari kalian pernah mendengar cerita-cerita atau melihat film-film hantu yang menyeramkan ? mungkin akan membuat bulu kuduk kalian berdiri, apalagi jika melihat langsung wujud-wujud dari mereka. Kemungkinan orang itu akan terlihat seperti orang tak waras yang sering berbicara seorang diri atau bertengkar meski yang dihadapinya hanyalah angin semilir. Seperti halnya yang terjadi pada diriku, cerita-cerita yang terjalin bersama makhluk-makhluk mengerikan itu sampai menjadi luka yang mendalam ketika berjalan beriringan dengan langkah mereka. Sulit terbayangkan ketika ribuan makhluk berwujud tak ideal menampakan diri padaku, menggangu kenyamananku untuk beraktivitas seperti layaknya teman-teman sebayaku lakukan. terlebih ketika semua ini bukan ilusi belaka ataupun halusinasi, wajah-wajah mereka yang mengerikan dan menyeramkan itu benar-benar hadir di setiap waktuku. Seringkali aku heran dengan mereka, duniaku dengan dunia mereka jauh lebih berbeda, tanah yang kami pijakpun juga berbeda. suatu ketika aku pernah berfikir, mengapa mereka harus terlibat dalam hidupku begitu pula aku harus terlibat dalam hidupnya. Namun, aku mulai menyadari bahwa kita masih berada di bawah naungan langit yang sama. Berulang kalinya semua peristiwa ataupun kejadian tentang diriku juga dengan orang lainnya terjadi begitu saja. Aku seperti surat kabar yang siap untuk memberitahukan setiap kabar peristiwa ataupun kejadian yang akan terjadi dengan diriku ataupun orang lainnya. Semua itu tersimpan dalam catatan Harianku ini. Jika kalian tetap menginginkan menjelajahi catatanku, aku persilahkan memasuki Gerbang Dimensiku terlebih dahulu untuk bercengkrama dengan kisah-kisah mereka. Ingaatlah ketika mereka berkata "Merekapun pernah nyata !!!"

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien