Menemukan Hidup

Menemukan Hidup

  • WpView
    Reads 72
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jan 10, 2023
Bukan kemauanku susah menjalin hubungan dengan orang lain, gelisah saat keramaian bahkan untuk mengutarakan apa yg dipendam butuh perjuangan berat. "Jadi cowok kok lemah banget" Tuturku pada diri sendiri. Bully-an yang dilakukan teman waktu kecil, walaupun sepertinya teman Bukan kata yang tepat untuk orang orang bajingan itu, sejauh yg kutau teman bukan orang orang jahat macam mereka. Dipukul terus ditertawakan, entah apa yang mereka nikmati dari itu.Awalnya aku orang yang ceria, mungkin karna belum tau betapa bejat manusia itu, dan yaaa pembullyan merubah persepsi,membuatku merasa jadi orang paling pengecut di dunia. Ini adalah cerita deny berjuang memulai kembali hidupnya
All Rights Reserved
#307
peduli
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Paradise
  • Renjana Niskala [slow up]
  • Junior (Ended)
  • Balada Mahasiswa: F R N D S (TAMAT)
  • Constellations From The Room
  • SELESAI (Say Goodbye)
  • their story
Paradise

(SUDAH TERBIT) PESAN DI SHOPEE LOVELYMEDIA. "Lihat saudaramu yang lain! Mereka berprestasi! Tidak buat onar! Membanggakan orang tua!" Baginya yang terbiasa dibandingkan dengan saudara sendiri, mendengar perkataan itu tak lagi menimbulkan sakit meski sesekali menangis dalam diam. "Woi cupu! Beresin nih sekalian buang sampahnya. Awas aja lo masih bisa santai disini." "Orang kayak lo emang pantes dapet temen?" "Makanya gak usah belagu! Dasar babu!" Lambat laun perkataan mereka tak lagi berefek pada hatinya, apa ini? Apakah ini yang disebut mati rasa? Ternyata ... setelah mati rasa pun ia tetap merasakan pahit yang sulit dijelaskan. Mengapa begitu banyak orang yang membencinya? Apa salahnya? Di mana letak kekurangannya? "Urus diri lo sendiri!" "Dasar manja!" "Qi, urusan abang bukan cuma kamu. Jangan egois." Ah, begitu. Ternyata di mata ketiga saudaranya pun ia terlihat manja dan menyusahkan. Bagaimana ini? Hatinya kini sudah pecah berkeping-keping, ia tak lagi merasakan dirinya sendiri. Harapannya ... sungguh sederhana, semoga kelak Ayah dan ketiga saudaranya dapat kembali menyayanginya. Semoga masa SMA-nya bisa seindah cerita novel yang ia baca. Semoga keinginan itu dapat ia rasakan sebelum ajal menjemputnya dengan paksa. .... Warning: violence, harsh word, bullying, suicide, etc. All picture from pinterest.

More details
WpActionLinkContent Guidelines