??
  • WpView
    Reads 2
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Dec 9, 2022
Menikah dengan anak dari sahabat Ayahnya untuk memenuhi wasiat terakhir sebelum Ayahnya berpulang? Ya, itulah yang di alami oleh seorang Arka Yudhistira Deshawa. Cowok cuek dan dingin namun sangat perhatian pada orang yang dia sayang. Cowok tersebut terpaksa memenuhi wasiat sang Ayah yang menginginkan dia menikah anak dari sahabat sekaligus rekan bisnis Ayahnya. Ayahnya sebenarnya tidak menuntut Arka untuk menikah di usia muda, apalagi saat masih sekolah seperti sekarang. Namun karena Arka anaknya bandel, suka bolos, suka berantem dan mabuk-mabukkan, akhirnya sang bunda menyuruhnya untuk memenuhi wasiat itu saat ini juga. Agar kelakuan buruk putranya dapat berubah dan Arka belajar untuk bertanggung-jawab. Bagaimana kelanjutan hubungan yang tidak dilandasi dengan cinta ini? _________________________________________ Tetap stay di cerita ini ya guys,byee
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Langit Kelabu Milik Ara
  • Terjebak Cinta
  • Freaky Family [END]
  • Ayyara Azalea Mahendra
  • perfect gus
  • Go To Jannah With My Husband [ ON GOING ]
  • Mendadak Nikah
  • Suamiku Amnesia (REPOST)
  • TANDA TANYA??
  • Bunda Untuk Ayah

"Ada anak-anak yang dilahirkan di bawah langit cerah. Ada pula yang tumbuh di balik kelabu, dengan doa yang tak terdengar." Ara kehilangan ayahnya saat usianya baru 2,5 tahun. Ia tak sempat mengingat hangatnya pelukan seorang ayah, dan kasih ibunya pun jarang ia nikmati. Ibunya sibuk, terlalu sibuk bekerja untuk menghidupi ketiga anaknya seorang diri. Saat usia delapan, ibunya menikah lagi. Tapi kehadiran ayah tiri tak serta-merta mengobati sunyi di hati Ara. Ia tumbuh canggung, asing dengan perhatian yang datang terlambat. Kehidupan membawanya berpindah-pindah-tinggal bersama nenek, berpindah sekolah karena perundungan, lalu hidup seadanya tanpa uang saku, bahkan tanpa makan. Ia dibenci keluarga ibu kandungnya, dimarahi, diusir, dibicarakan. Namun, ia tetap bertahan, hanya karena satu hal: harapan. "Bukan cinta yang menjadikannya kuat, tapi luka yang ia peluk diam-diam." Ara ingin sukses. Ia ingin membalas cinta tulus dari orang-orang yang benar-benar menyayanginya: ibu, ayah tiri, dan nenek kecilnya. Ia ingin mengubah langit kelabu menjadi pelangi, dengan tangannya sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines