Sajadah di Tanah Air

Sajadah di Tanah Air

  • WpView
    Reads 24
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Dec 20, 2022
WpInfo
Fiction
Social Themes
Menceritakan tentang kisah lima perempuan muda yang tengah berjuang sambil bertemu teman-teman dan beberapa musuh baru di ibu kota. Berjuang dari kerasnya hidup. Berjuang dari pergaulan bebas. Yang paling utama adalah berjuang untuk mempertahankan keimanan serta kewarasan di zaman yang sudah menggila ini. Kecuali bagi satu orang diantaranya yang atheis. Mari berkenalan dengan mereka. Mulai dari Cut Humairah yang jauh-jauh datang dari Aceh untuk menuntut ilmu. Ada Maruna gadis Timur yang berusaha mencari peruntungan. Joe Raquelyne anak Jaksel yang hidupnya liar. Euis Sadiyah gadis Sunda berasal dari desa yang melarikan diri karena perjodohan. Terakhir Cahya Ningrum, gadis Jawa dengan pakaian dan cadar hitamnya. Mereka semua dalam tahap mencari pencerminan diri, pembaharuan diri yang termasuk spiritual, kepercayaan juga pengalaman. Mereka sering mempertanyakan berberapa hal. Apa arti hidup kita? Kenapa kita bisa ada di sini? Apa yang terjadi ketika kita mati?
All Rights Reserved
#21
anakkost
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Badgirl Masuk Pesantren (END)
  • 𝐌𝐮𝐧𝐚𝐣𝐚𝐭 ✔
  • Muallaq (End)
  • HIJRAH [TAMAT]
  • Ketentuan dari-Nya
  • Dibawah Hujan [END]
  • Arah Yang Selaras Lagi Berpelangi
  • Terlanjur Yours!
  • My Promise To Allah [END]✓
  • ALLASSO (END)

[Republish-Revisi] Alisya Azzahra Maudy Ayundari. Bayangkan jika seorang Badgirl masuk Pesantren? Sifatnya yang tomboy, jarang betah berada di rumah, dan sering kali mengikuti balapan dengan teman-temannya. Hingga kedua orang tuanya memutuskan sang anak untuk pindah ke sebuah Pondok Pesantren milik sahabatnya. "Papa... Alisya nggak mau masuk Pondok Pesantren! Alisya janji pasti bakal berubah paah... papa... " "Ini semua demi kebaikan kamu juga Alisya dan maaf untuk hal ini mama sangat setuju dengan keputusan papa." "Pokoknya Alisya nggak mau! TITIK!! Mama Alisya nggak mau. Mama jangan tinggalin Alisya!! Mama dengerin Alisya dulu... Ck, ish!" Dan keputusan pun telah dibuat dan tidak bisa diganggu gugat. Mau tidak mau Alisya harus menuruti permintaan kedua orang tuanya. Hingga saat Alisya tinggal di Pondok Pesantren ia bertemu dengan seorang lelaki yang ia juluki sebagai pengganggu hari-harinya. Lalu apakah sikap Badgirl nya akan berubah jika sudah tinggal di Pesantren? Dan siapakah sosok lelaki yang dimaksud olehnya? *** Muhammad Ali Yusuf Alfaidzhan Ali. Yup itu adalah nama yang sering disapa dan dikenal dikalangan Pondok Pesantren. Ali sangatlah populer dikalangan para santri dan wati di Pesantren tersebut. Dikarenakan Ali adalah sosok laki-laki yang sangat ramah, baik, dan yang lebih memesona lagi adalah akhlak dan ketampanannya. Ali selalu menampilkan senyumannya kepada siapapun dan bersikap ramah kepada siapapun. Namun ternyata dibalik senyumannya itu, Ali tidaklah nyata tersenyum bahagia. Melainkan Ali adalah sosok yang rapuh dibalik senyumannya. Ali mampu menampung kesedihan yang mendalam dan sebisa mungkin Ali menyembunyikan dalam diamnya meski sering kali Ali menangis di dalam bilik kamar seorang diri. Lalu apakah alasan Ali bersedih dan sering kali menangis? ___ Penulisan masih jauh dari kata sempurna. Mohon diingatkan apabila ada kesalahan. Selamat membaca ❤️ Cerita Oleh Nurulstyansh #fiksi-islami

More details
WpActionLinkContent Guidelines