Nous avons mis à jour nos Directives du Contenu.
Consulte les dernières directives pour continuer à partager des histoires en toute sécurité.
En savoir plus 
A Journal For My Saviour

A Journal For My Saviour

  • WpView
    LECTURES 19
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Chapitres 2
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication mer., févr. 8, 2023
WpInfo
Histoires vraies
"Ada masanya dimana kita merasakan hal yang menyedihkan dan masa itu pasti akan berubah ke masa yang bahagia... Aku sendiri percaya kok!!!" Kata-kata yang awalnya ku anggap omong kosong merupakan kata yang bener bener nyata. Aku dulu sering menganggap dirinya hanya remaja yang suka berkhayal. Aku ingin membalas kebaikannya selama ini. Terima kasih dan maafkan aku... Aima.
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • l'm Fine :) [ON GOING]
  • Bumi Ranah Sagara ~Tamat~
  • Azarea  (On Going)
  • MY HAPPINESS MAFIA
  • best friend and twilight
  • mianhae ( kwon yuri )
  • Diam-diam aku Suka DIA || ooh Sehun

Memandang dunia itu sebenarnya menyenangkan bila tak tau apa yang ada di dalamnya.. Berharap kebahagiaan akan terpancar disana Berharap semua akan baik baik saja Berharap dunia akan berperilaku baik Itu pandangan ku, seorang AMANDA KEYLI AUREL, Gadis yang tak segan kembali kemasa lalu hanya karena kerinduan yang terus menghantui ku. aku ingin membuka lembaran baru dalam hidupku, namun seakan masa lalu itu enggan pergi dari hidup ini. Aku berpikir akan baik saja dengan menjalani ini semua, berharap masa lalu itu akan musnah dengan sendirinya ketika aku kembali ke tanah kelahiran ku, berharap mama akan memandang ku lagi, berharap kakak ku akan memeluk ku lagi, dan berharap dia akan sama seperti dulu... Namun itu hanya sebuah harapan, kau tau apa yang kita harapkan dari sebuah Kata 'HARAPAN'. Karena diri sendiri lah yang mengharapkannya, diri sendiri lah yanng membentuknya. Harapan ku seakan terbelenggu di dalam kabut abu abu, kadang hilang di bawa angin, dan terkadang jatuh kejurang yang dalam. Dan apa yang harus aku harapkan dari makhluk tuhan yang berwujud Manusia.....

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu