A Journal For My Saviour

A Journal For My Saviour

  • WpView
    LECTURAS 19
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mié, feb 8, 2023
WpInfo
No ficción
"Ada masanya dimana kita merasakan hal yang menyedihkan dan masa itu pasti akan berubah ke masa yang bahagia... Aku sendiri percaya kok!!!" Kata-kata yang awalnya ku anggap omong kosong merupakan kata yang bener bener nyata. Aku dulu sering menganggap dirinya hanya remaja yang suka berkhayal. Aku ingin membalas kebaikannya selama ini. Terima kasih dan maafkan aku... Aima.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • sraddah (on going)
  • Berharap Kembali (END)
  • Ms. Moody & Mr. Arogan[STILL ON PROGRESS]
  • Diam-diam aku Suka DIA || ooh Sehun
  • Azarea  (On Going)
  • MY HAPPINESS MAFIA
  • Hopeless
  • best friend and twilight
  • mianhae ( kwon yuri )

mata lentik itu terbuka saat matahari menerpa wajah nya, dia terduduk dengan keadaan bingung dan heran, seingatnya dia tadi sudah mati karna di bunuh, kenapa dia disini?. "nyonya, segeralah bersiap tuan sedang menunggu nyonya di ruangannya" *** "seperti keinginan mu waktu itu, aku mengizinkan mu untuk pergi dari kastil dan hidup sebagai rakyat biasa, sebagai pengakuan kesalahan mu Karna telah melukai nyonya meneer waktu itu" hah?, wah wahh baru saja merasakan hidup enak malah jadi hidup susah, tapi tak apalah dari pada disini aku merasa kurang nyaman. "baik tuan aku akan bersiap untuk pergi, terimakasih telah memberikan hukuman yang tak berat, saya akan berangkat malam ini" "yah hiduplah menjadi rakyat nyonya, agar Anda tak merasa anda selalu berkuasa" "baik tuan saya izin pamit, terima kasih karna menerima maaf saya" "ya pergilah, ini koin untuk anda bertahan hidup, carilah kerja dan hidup lah dari uang hasil kerja keras mu nyonya" "tentu, saya izin pamit" aku pergi dari ruangan nya, benar aku harus segera bersiap, dan harus berkerja keras dan lebih giat lagi. "nyonya tuan muda sedang menangis sekarang, maaf nyonya saya bukan bermaksud untuk mengangu nyonya tapi lihat lah tuan muda dulu" WTF lah nie tubuh dah jadi emak emak?, yaudah lah gue Bawak ajah tu bocah "antarkan saya ketempat tuan muda" "lewat sini nyonya" yukkk mampirrr kalau kepooo kelanjutannya🤭 Arti judul bisa di lihat di capt 13 Cover by canva and pinterest

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido