A Journal For My Saviour

A Journal For My Saviour

  • WpView
    Reads 19
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Feb 8, 2023
"Ada masanya dimana kita merasakan hal yang menyedihkan dan masa itu pasti akan berubah ke masa yang bahagia... Aku sendiri percaya kok!!!" Kata-kata yang awalnya ku anggap omong kosong merupakan kata yang bener bener nyata. Aku dulu sering menganggap dirinya hanya remaja yang suka berkhayal. Aku ingin membalas kebaikannya selama ini. Terima kasih dan maafkan aku... Aima.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hopeless
  • best friend and twilight
  • Dusk In Your Eyes
  • Galaxy Love gxg
  • Why Do You Love Me [COMPLETED]
  • l'm Fine :) [ON GOING]
  • sraddah (on going)
  • THE FIRST LOVE JJK💙
  • Diam-diam aku Suka DIA || ooh Sehun
Hopeless

[COMPLETED] "Whoever told you that life would be easy, I promise that person was lying to you." --Kondisi dimana tidak memiliki ekspetasi tentang hal-hal baik yang akan terjadi dan juga kesuksesan di masa mendatang. [Definition of Hopeless] Apakah ini tentang kisah cinta masa remajaku? Astaga, bahkan aku tidak yakin tentang cinta itu nyata. Yang aku tahu hanya luka dan luka. Itu saja. Tangisanku bukan tangisan patah hati, lagipula perasaanku sudah mati. Jiwaku diasuh oleh sepi, hingga teman terbaikku hanya rasa sendiri. Setidaknya aku punya mereka, orang yang mengajariku bahwa aku tidak sendirian. Meskipun ada kalanya aku menyerah dan pasrah. Apakah akhir ceritaku ini bahagia? Apakah aku akan terus berkawan dengan tangisan, hingga aku lupa cara untuk mencari kebahagiaan? Aku hanyalah satu dari ratusan orang yang sakit secara jiwa, aku bersahabat dengan sesuatu yang mereka sebut depresi. Hingga yang kukenali hanya keputusasaan pada masa depan diri sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines