Eleanor

Eleanor

  • WpView
    Reads 75
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jan 27, 2023
Karya pertama author Mohon maaf bila cerita tidak nyambung Dan banyak typo. Murni hasil karya author sendiri!! Eleanor gadis cantik cuek dan pendiam yang bertransmigrasi ke tubuh seorang Figuran di novel yang baru iya baca. Figuran itu bernama ELENA, seorang gadis introvert dan pendiam, tapi memiliki sejuta misteri dan rahasia "Murahan mana bisa menolak sentuhan laki-laki" Kata Eleanor "Laki-laki murahan seperti mu, pantas mendapatkan bekasan seperti dia" Kata Eleanor lagi "Jika kau laki-laki seharusnya kau tau cara menghargai wanita. Apa kau binatang? " "Kau yang masuk ke kehidupan ku maka kau tidak bisa keluar Elena" kata seseorang Jangan lupa follow author supaya rajin up dan jangan lupa komen dan vote🤗
All Rights Reserved
#609
introvert
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • How to (Not) Fit In Romance Historical Story
  • ELANG & ELENA
  • Another Soul Elana {End}
  • ❲END❳ TRAPPED IN A HAREM NOVEL
  •  Istri Untuk Anak Manja (End)
  • Just a Extra Figure (Slow Update)
  • THE NAIAD (transmigrasi) {END}
  • Shadows of the Main Story
  • TRANSMIGRASI VEY
  • Transmigrasi Vella [END]

Elena, Mahasiswi 21 tahun yang (lagi nganggur) mengkritik habis habisan sebuah novel yang menurutnya klise dan sangat tidak masuk akal. Tergoda akan iklan review novel yang FYP di toktok ia akhirnya menghabiskan uang THR yang baru dia dapat dari bibinya "Lah anjir, seratus lima puluh rebu ceritanya ampas gini," Ia akhirnya mencoba untuk protes ke author yang membuat cerita itu,tapi kok.... "BENTAR... BENTAR..." Elena berbisik pelan, lalu suaranya mulai naik dengan rasa panik yang bercampur keterkejutan. Otaknya bekerja keras, menyamakan sosok di cermin dengan ilustrasi pada novel yang ia hujat tanpa ampun beberapa hari sebelumnya. Dia melangkah mundur dengan tangan bergetar, lalu reflek menutup mulutnya dengan kedua tangannya. Matanya membelalak, wajahnya berubah pucat. "Ini nggak mungkin...." Elena bergumam, nadanya gemetar. Lalu dia menggelengkan kepala dengan cepat, mencoba menepis pikiran yang mulai menjeratnya. "Ini... ini Evelina, kan? Lady Evelina Ironwood?!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines