We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
langit biru

langit biru

  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jan 9, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
langitya dhoni albiru, laki-laki berusia 12 tahun yang harus menerima kenyataan yang membuatnya merasa apakah pantas tuhan mempermainkan dirinya seperti ini?.. "kenapa lo gini ke gua? gua ada salah sama lo? gua pernahkah nyakitin perasaan sampah lo itu!." "bunda, kenapa semua ga adil buat doni? doni salah apa bund." "gua nyesel pernah suka sama cewe sampah kaya lo dhit!" ------------ hujan sabrina pradhita. perempuan berusia 12 tahun yang nasibnya sama dengan dhoni. "aku gini ke kamu karna kamu sendiri yang nyakitin aku don! andai kamu ada pas itu don, ini semua ga akan kejadian!." "IYA AKU SAMPAH! KENAPA? AKU SAMPAH AKU KOTOR AKU HINA SEMUANYA DON." "andai, andai dan andai.. aku cuma bisa bilang andai kamu tau kolo aku suka sama kamu, walaupun kamu lupa sama aku!"
All Rights Reserved
#250
redflag
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aksara Lingga
  • Cakra's Last Embrace. | End |
  • BROKEN HEART [END]
  • Atha,That's Her Name (gxg)
  • Vericha Aflyn ✔️
  • ALVANSA [Completed]
  • REYFAL
  • Apakah aku pembawa sial?
  • THE CLIMB [Completed]
  • Diagnosis: Harapan [MS 1]

"masa iya anak SMA ngacak - ngacak pikiran gue?" ..... "Tolong saya sekali lagi dong pak, penguntit gila itu masih ngikutin saya. Please pak" tangannya mengatup dengan memohon agar pria itu membantunya lagi. "Oke! Sini ikut saya" Pria dewasa itu menyambar baju panjang dan lengan Lingga. memepetkannya di tembok dekat ruang ganti. "Kamu diam ikuti saya" katanya dengan tegas. .... Hani menengokkan kepalanya setelah melihat pria didepannya bersemangat melempar bola basket kedalam ring di timezone. kini ia mendapati kawannya, Lingga ternganga pada pria yang akhir - akhir ini mengisi kekosongan hidupnya. serta gadis yang berada pada ujung kanan lingga -Shenna juga terpana atas ketampanan pria brewok itu. "Gila ganteng banget anjir" Lingga masih tak mengedipkan mata dan terus memandangi. "iya woeeyy!" Hani mengiyakan. "sadar guys, umurnya 30" sedangkan Shenna yang tak dipungkiri juga merasakan hal yang sama. hanya saja dirinya sajalah yang realistis dan tetap pada batas wajar. .... "Pak Aksara Pernah dugem?" mata lingga menatap Aksara menyelidik. mencoba mencari jawaban pada manik mata miliknya. .... "Apa ayah tidak kesepian?" mobil golf melaju sedang. membawa dua penumpang, Ayah dan anak yang sudah lelah bermain golf tersebut. "rumah sebesar itu, setiap hari isinya hanya pelayan?" Lingga mengamati wajah ayahnya yang mulai keriput. entah sejak kapan garis itu muncul. mata milik ayahnya mirip sekali dengan miliknya. tidak belo dan tidak cipit. sedang. "Kenapa kamu tanya gitu?" "Ayah tampak menyedihkan" kalimat yang Lingga buat, selalu berhasil membuat ayahnya tertegun. untuk menyalahkan tak sanggup, dan membenarkan pun akan lebih menyakitkan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines