Story cover for Cerita Tak Usai by striaesteriaa
Cerita Tak Usai
  • WpView
    Reads 98,434
  • WpVote
    Votes 6,659
  • WpPart
    Parts 53
  • WpView
    Reads 98,434
  • WpVote
    Votes 6,659
  • WpPart
    Parts 53
Ongoing, First published Dec 11, 2022
Kisah cinta tak usai, cerita cinta belum selesai.

Dia berfikir bahwa hidupnya tak membutuhkan cinta, tapi ternyata ada cinta yang membutuhkannya.

Dia berlari hingga lelah, sampai akhirnya ia hanya bisa pasrah. Bahwa cinta itu memang selalu untuknya.

Dia bukan munafik, dia hanya menjaga dirinya dari rasa sakit. Karena tak jarang cinta hanya mendatangkan goresan rasa luka, tanpa mendatangkan akhir yang bahagia.
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add Cerita Tak Usai to your library and receive updates
or
#251metropolitan
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Shubuh Itu Terbit dari Sepasang Matamu cover
Say Bye cover
Cinta Dalam Diamku cover
RAHASIA CINTA  cover
Sekali Lagi cover
AKU MENERTAWAKAN LUKAMU? || TAMAT cover
Late cover
Usai dan teralih cover
Segelas Berdua cover
Story Of School  cover

Shubuh Itu Terbit dari Sepasang Matamu

24 parts Complete

Abdurrahman ialah seorang pemuda yang gigih, cerdas, dan berakhlak mulia. Lahir dari keluarga yang amat sederhana. Menghabiskan sebagian besar perjalanan kisahnya di sebuah pondok pesantren yang amat bijak perangainya. Pada suatu ketika yang teramat rahasia kisahnya, mawar tiba-tiba saja tumbuh dalam hatinya. Hanya setangkai, namun sekebun sekalipun akan mabuk akan keharuman mawar itu. Mawar itu ialah sebagai rumah bagi satu nama santriwati. Gadis yang lembut, cerdas, berkepribadian tinggi, serta berakhlakul karimah. Perihal cinta, terkadang memang selalu seperti bayang-bayang. Dan begitu juga yang Abdurrahman rasakan dalam perjalanan hidupnya. "Oh, Laila. Inikah cinta. Tahukah kau. Aku sering tiba-tiba merasa hujan datang, meski malam terang benderang". Kisah ini akan tertuju pada satu nama utama yaitu Abdurrahman, tentang perjuangannya dalam mewujudkan segala cinta serta cita-citanya. . Terang terbit, dari sesungging senyum, yang meredam api, jadi tumpukan arang-arang. Selamat membaca, semoga berbahagia.