Lima
  • WpView
    Reads 2
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Dec 11, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
Ophelia masih ingat rasa sakit saat badannya terhantam oleh aspal dingin dan basah, pada detik berikutnya matanya terbuka dengan nafas memburu. Apakah ini kesempatan kedua untuknya? hidup untuk dirinya sendiri, bukan untuk keluarganya yang dingin, sahabatnya yang pengkhianat, atau tunangannya yang acuh. ~~~~~~~ Reynald masih ingat saat dimana darah Ophelia yang larut tercampur air hujan yang turun deras, lima mei dua ribu lima belas, hari dimana seorang Ophelia yang selalu mengganggunya dengan sikap manja, celotehnya yang tak berusai, obsesinya dengan warna pink pergi meninggalkan Reynald dengan dingin. Tubuh Ophelia yang tak lagi dapat dia sentuh, jemarinya yang kosong tanpa cincin dari pertunangan mereka, jeritan tangis penyesalan dari berbagai arah. Satu yang Reynald lakukan pada malam itu, memohon dengan sangat rendah untuk dapat memutar waktu, untuk diberikan kesempatan satu kali lagi, untuk mencintai Ophelia, untuk dapat memeluk Ophelia, untuk membahagiakan Ophelia.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AKU TAK PERCAYA CINTA, AYAH! (TAMAT)
  • Antara Nada dan Lensa
  • Rindu yang berjarak
  • Perjuangan Dia Yang Terlahir Kembali
  • Hello Goodbye
  • Rachel's Second Life [End]

"Aku nggak tahu, dari mana semuanya menjadi retak dan berantakan seperti ini. Yang kuingat, hanya ada satu titik ketika hidupku berubah drastis. Ibuku pergi meninggalkan rumah bersama dengan lelaki lain. Meski ayahku tegar dan tabah, pada akhirnya dia menyerah dan menikah dengan wanita pilihannya. Brian, adalah satu-satunya tempat dan rumah terakhir yang aku harapkan. Tetapi, dia pun juga menorehkan luka yang tak bisa kumaafkan. Aku tak lagi percaya pada cinta, Ayah. Tak lagi." ~ Serena Azura Auliana~ :+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+ Serena telah kehilangan kepercayaannya pada cinta. Semua orang yang pernah ia cintai, yang begitu ia percayai dan anggap berarti dalam hidupnya, ternyata dengan mudah menghianati cinta itu. Hatinya hancur berkeping-keping. Bukan sekadar patah-tapi benar-benar remuk, hingga tak tersisa apa pun selain reruntuhan yang menyakitkan. Tak ada lagi yang tertinggal, kecuali kekecewaan yang dalam, dan trauma yang perlahan menggerogoti jiwa.

More details
WpActionLinkContent Guidelines