Jingga 16:24

Jingga 16:24

  • WpView
    Leituras 62,022
  • WpVote
    Votos 5,558
  • WpPart
    Capítulos 34
WpMetadataReadConcluída sáb, jan 14, 2023
Secangkir kopi dan sebatang rokok, menemani sore di bawah langit metropolitan, tepatnya di atas balkon gedung yang belum selesai pengerjaannya namun sudah terbengkalai selama 2 tahun,bahkan masih banyak besi panjang yang berserakan di sini. Tempat ini sudah menjadi salah satu tempat ternyaman bagiku, tempat yang bisa sedikit mengurangi rumit nya hari ini. Mataku terus menatap langit, pesawat melintas di atas sana yang terlihat sangat kecil, ingin rasanya aku berteriak "KAPAL MINTA DUIT!!!", hal konyol yang selalu aku lakukan saat masih kecil, saat kasih sayang itu masih lengkap. Persetan dengan suara kendaraan dan klakson di bawah sana, Aku tetap memfokuskan pandanganku di langit yang kini berwarna jingga, menggantungkan setiap harapan doa dari seorang anak berengsek penjual nasi uduk sepertiku namun cita-citanya setinggi langit, semoga kamu(langit) tidak keberatan..
Todos os Direitos Reservados
#908
jkt48
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Déjà Vu [End]
  • My Life, My Destiny
  • kecantol kotange londo
  • Cerita Tentang Langit Malam
  • the story of us (delshel)
  • Tulip
  • See me as myself, not my twin(delshel)END

"Bagimu aku ini hanya bayang-bayang dari cinta lama mu yang telah pergi." Disclaimer. •Non-baku. •Harsh words. •GxG content. •100% fiksi. •Sama sekali tidak berhubungan dengan kehidupan nyata. MOHON UNTUK TIDAK MENYANGKUT-PAUTKAN CERITA INI DI KEHIDUPAN NYATA MEMBER MANAPUN!!! cr. Bebeisnotyours

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo