Jingga 16:24

Jingga 16:24

  • WpView
    LECTURI 62,498
  • WpVote
    Voturi 5,571
  • WpPart
    Capitole 34
WpMetadataReadComplet sâm, ian 14, 2023
Secangkir kopi dan sebatang rokok, menemani sore di bawah langit metropolitan, tepatnya di atas balkon gedung yang belum selesai pengerjaannya namun sudah terbengkalai selama 2 tahun,bahkan masih banyak besi panjang yang berserakan di sini. Tempat ini sudah menjadi salah satu tempat ternyaman bagiku, tempat yang bisa sedikit mengurangi rumit nya hari ini. Mataku terus menatap langit, pesawat melintas di atas sana yang terlihat sangat kecil, ingin rasanya aku berteriak "KAPAL MINTA DUIT!!!", hal konyol yang selalu aku lakukan saat masih kecil, saat kasih sayang itu masih lengkap. Persetan dengan suara kendaraan dan klakson di bawah sana, Aku tetap memfokuskan pandanganku di langit yang kini berwarna jingga, menggantungkan setiap harapan doa dari seorang anak berengsek penjual nasi uduk sepertiku namun cita-citanya setinggi langit, semoga kamu(langit) tidak keberatan..
Toate drepturile rezervate
#1
ashel
WpChevronRight
Alătură-te celei mai largi comunități de povestiri din lumePrimește recomandări personalizate de povești, salvează-ți favoritele în biblioteca ta și comentează și votează pentru a-ți dezvolta comunitatea.
Illustration

S-ar putea să-ți placă și

  • See me as myself, not my twin(delshel)END
  • Tulip
  • the story of us (delshel)
  • My Life, My Destiny
  • A Bittersweet farewell  ( Sudah Lengkap Mari Di Baca)
  • kecantol kotange londo
  • Sedu Kala
  • Not The Wrong LDR

⚠tidak boleh copy⚠ B X G 100%FIKSI jangan dibawa kedunia nyata mau baca silahkan "ternyata sama kaya dulu,walau ada perubahan sedikit,kapan gw bisa dipeluk sama orang tua,mending gw keluar"gumam lion yang melihat mereka bertiga berpelukan

Mai multe detalii
WpActionLinkLinii directoare referitoare la conținut