Story cover for Designer (Markno) by anatanotameni21
Designer (Markno)
  • WpView
    LECTURAS 777
  • WpVote
    Votos 68
  • WpPart
    Partes 4
  • WpView
    LECTURAS 777
  • WpVote
    Votos 68
  • WpPart
    Partes 4
Continúa, Has publicado dic 12, 2022
Contenido adulto
Hanya cerita tentang ke tidak sengajakan Jevanta yang menemukan manekin yang berada didepan rumah designernya saat dirinya pulang kuliah dan dalam kondisi kehujanan. 

Hari pertama itu tidak ada yang berbeda hingga, tiba-tiba waktu dirinya haus di tengah malam, Jevanta melihat seorang pria bertubuh tegas dengan otot-otot yang mengelilingi tubuhnya sehingga siapa saja yang melihatnya akan terkesan seksi. 
---------------------------------------------------------------------
"Hallo."
"YAKK!!! K-KAU SIAPA?" 
"Aku? Aku adalah Mark."
"Mark? I-itukan nama yang aku berikan untuk manekinku. T-tapi kau?"

‼️2000 kata per chapter‼️
Mungkin bisa jadi update tidak satu minggu sekali.
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Designer (Markno) a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
It's Always Been You✔️  de WinterAurora00
44 partes Concluida
Winter, gadis skater serba bisa dari Thunder Clan, merasa seperti terjebak dalam mimpi buruk ketika papanya tiba-tiba meminta, atau lebih tepatnya memaksanya untuk bekerja sebagai asisten rumah tangga di rumah keluarga teman orang tuanya. "Kalau adek nggak mau, papa bakal bakar semua deck yang rapi tertata di kamar adek sampai jadi abu." Ancaman itu langsung menusuk hati Winter. Deck-deck itu bukan sekadar papan luncur. Mereka adalah bagian dari dirinya, saksi setiap kompetisi dan penopang semangatnya. Mana mungkin ia membiarkannya jadi korban amukan sang papa? Dengan terpaksa, ia pun menyanggupi pekerjaan itu meski artinya harus membagi waktu antara kuliah di Universitas Kwangya dan mengurus rumah keluarga majikannya. Merawat empat anak di rumah itu sebenarnya bukan tantangan besar untuk Winter. Ia bisa dengan mudah mengatasi kelakuan si kembar usil, Jisung dan Ningning yang berusia tujuh belas tahun, juga kepolosan Sakuya yang berusia sebelas tahun dan si kecil Ian yang baru enam tahun. Semua terasa terkendali kecuali satu hal: Jaemin, si sulung yang tampaknya menjadikan Winter sebagai target utama untuk mencari-cari kesalahan. "Bener kamu jago masak? Yakin nggak bakal mati kalau makan masakan kamu?" "Otaknya pinter atau nggak sih? Sayang banget masa muda kebuang percuma. Kamu nggak minat nyambung kuliah?" "Baru pagi-pagi aja udah ngilang. Kamu ke mana emang?" Sumpah, kalau saja Jaemin bukan anak majikannya, Winter sudah lama melibas pria itu dengan deck kesayangannya. Menyebalkan bukan main. Namun, di balik semua adu mulut dan tatapan sinis itu, ada sesuatu yang samar. Perasaan yang pelan-pelan menyusup, tapi tak mungkin mereka akui. Di tengah kesibukan menjadi mahasiswa sekaligus satu-satunya gadis di Thunder Clan, mampukah Winter bertahan menghadapi kelakuan Jaemin yang seakan bisa meruntuhkan dunia? Dan apa yang akan terjadi ketika Jisung, Ningning, Sakuya dan Ian mulai menganggap Winter sebagai kakak mereka sendiri?
Are You A Psychopath ? - Nomin de Agustin_00
65 partes Concluida
‼Warning‼ 📍DILARANG KERAS MEMPLAGIAT! Saya tidak melarang orang untuk terinspirasi oleh karya saya. Namun, anda seharusnya memiliki otak untuk bisa membedakan mana terinspirasi dan mana yang memplagiat! 📍Terdapat konten kekerasan dan adegan 🔞 [harap menjadi reader yang bijak] 📍Diharapkan untuk follow sebelum membaca. 📍Pairing : Nomin, slight Luwoo & Markchan. Jangan berharap ada couple selain yang tertera. Kisahku ini berawal dari rasa penasaranku yang tinggi. Seharusnya aku tak pernah mendekati kamar itu. Kamar nomor 13 yang berada di pojok gelap apartement lebih tepatnya samping kamar baruku. Seharusnya aku tidak menghiraukan rantai-rantai dan gembok yang membelenggu pintu. Tapi, lagi-lagi rasa penasaranku muncul, membuatku harus menatap mata merah itu. Mata merah yang menyala saat aku mengintip melalui lubang kunci pintu itu. Mata merah yang di setiap malam selalu datang ke dalam mimpiku. Pada akhirnya, si mata merah itu mendatangiku. Dengan serigaian mengerikannya ia mendekat. Dan akhirnya semua menjadi gelap. Namun, ada satu kalimat yang sempat terlintas dipikiranku. Apakah kau psikopat? Aku, Na Jaemin dan segala rasa penasaran tinggiku telah membuatku terjebak dengan lelaki bermata merah itu, Si psikopat kejam yang lucunya menginginkanku. Start : 28 Januari 2019 Note : Dikarena penulis sedang malas, harap bersabar untuk menunggu cerita ini sampai selesai. Selamat membaca dan jangan lupa follow, vote, dan tinggalkan komentar!! 🏅#5 in Fanfiction from 144k stories 🏅#1 in bl from 23,9k stories 🏅#1 in najaemin from 9,92k stories 🏅#1 in leejeno from 8,75k stories
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
It's Always Been You✔️  cover
Don't hate me || Jeno Jaemin [END] cover
How To Fall in Love - NoHyuck - cover
ADARUSA | Park Jisung (TAHAP REVISI) cover
I'm Crazy For You🔞(Markhyuck🔞) -END- cover
Red String » Haechan X You cover
Dear Nana [Nomin] cover
i | Soulmate  []|✅ cover
Possessive Boyfriend ; JaeRen [✓✓] cover
Are You A Psychopath ? - Nomin cover

It's Always Been You✔️

44 partes Concluida

Winter, gadis skater serba bisa dari Thunder Clan, merasa seperti terjebak dalam mimpi buruk ketika papanya tiba-tiba meminta, atau lebih tepatnya memaksanya untuk bekerja sebagai asisten rumah tangga di rumah keluarga teman orang tuanya. "Kalau adek nggak mau, papa bakal bakar semua deck yang rapi tertata di kamar adek sampai jadi abu." Ancaman itu langsung menusuk hati Winter. Deck-deck itu bukan sekadar papan luncur. Mereka adalah bagian dari dirinya, saksi setiap kompetisi dan penopang semangatnya. Mana mungkin ia membiarkannya jadi korban amukan sang papa? Dengan terpaksa, ia pun menyanggupi pekerjaan itu meski artinya harus membagi waktu antara kuliah di Universitas Kwangya dan mengurus rumah keluarga majikannya. Merawat empat anak di rumah itu sebenarnya bukan tantangan besar untuk Winter. Ia bisa dengan mudah mengatasi kelakuan si kembar usil, Jisung dan Ningning yang berusia tujuh belas tahun, juga kepolosan Sakuya yang berusia sebelas tahun dan si kecil Ian yang baru enam tahun. Semua terasa terkendali kecuali satu hal: Jaemin, si sulung yang tampaknya menjadikan Winter sebagai target utama untuk mencari-cari kesalahan. "Bener kamu jago masak? Yakin nggak bakal mati kalau makan masakan kamu?" "Otaknya pinter atau nggak sih? Sayang banget masa muda kebuang percuma. Kamu nggak minat nyambung kuliah?" "Baru pagi-pagi aja udah ngilang. Kamu ke mana emang?" Sumpah, kalau saja Jaemin bukan anak majikannya, Winter sudah lama melibas pria itu dengan deck kesayangannya. Menyebalkan bukan main. Namun, di balik semua adu mulut dan tatapan sinis itu, ada sesuatu yang samar. Perasaan yang pelan-pelan menyusup, tapi tak mungkin mereka akui. Di tengah kesibukan menjadi mahasiswa sekaligus satu-satunya gadis di Thunder Clan, mampukah Winter bertahan menghadapi kelakuan Jaemin yang seakan bisa meruntuhkan dunia? Dan apa yang akan terjadi ketika Jisung, Ningning, Sakuya dan Ian mulai menganggap Winter sebagai kakak mereka sendiri?