Bumi dan Malam

Bumi dan Malam

  • WpView
    Reads 13
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Dec 13, 2022
Penyesalan mendalam akan kehidupan pertamanya, membuat Diva terus mengingat akan memori di setiap kehidupan yang ia jalani. Puluhan tahun ia jalani di setiap kehidupannya, membuat ia mengulangi alur cerita yang sama dengan kehidupan pertamanya. Namun, yang berbeda hanya 'Dia' di kehidupan kedua dan seterusnya yang tidak ada di alur ceritanya. Membuat Diva bersyukur, walaupun ia terlahir dengan memori setiap kehidupan yang selalu diingat dan mengulang alur kehidupan yang sama. "Kali ini sudah kehidupan keberapa?". "Sudah kulalui berapa lama?". "Dan sudah terulang berapa kali?". Batin Diva berseru, ketenangan yang ia rasakan perlahan mulai pudar. "Apa karena itu kamu pergi Diva?". tanya Rumi sahabat terbaiknya di setiap kehidupan.
All Rights Reserved
#659
cuek
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Jodoh Kedua (END)
  • A Symphony of life
  • Becoming A Mother Of Twins After Leaving Experimental Laboratory
  • Luna's Beasty
  • Dunia viva fantasy S1 (viva fantasy × reader) [•REVISI]
  • Cinta Itu Bernama Aleaa  [ ON GOING ]
  •  Our strong girl‼️ [ Wind Breaker x Readers ]
  • CINTA DALAM 99 NYAWA

{18+}..... ***》SEKUEL dari cerita KITA Bulir keringat dingin tampak membasahi wajah itu. Raut kegelisahan yang terpancar dari wajah yang masih terlelap itu, menunjukkan bahwa dia mengalami mimpi buruk. Dengan sedikit napas terengah, dia tersentak bangun. Setelah bisa menguasai diri, dia bangkit dan melakukan sholat malam. Kepergian sang belahan jiwa membuatnya lebih rajin beribadah. Alasannya sederhana..... di akherat kelak dia ingin berkumpul dengan belahan jiwa juga buah hatinya. Selepas memanjatkan untaian doa, dia membuka pintu balkon kamar dan memandang ke langit lepas. "Sayang..... bagaimana kabarmu di sana? Aku merindukan kalian..... sangat," lirihnya sendu. Sudah tiga tahun berlalu sejak kepergian sang belahan jiwa, tapi dia masih tetap berada di tempatnya semula. Hati yang dia berikan seutuhnya pun ikut mati bersama kepergian sang belahan jiwa. Tak ada hal lain yang dirasakannya selain kehampaan. Hatinya kosong dan tertutup rapat untuk bisa dimasuki siapa pun. Karena bagi dia, pemilik hatinya adalah sang belahan jiwa..... ketika sosok itu pergi, dia pun menutup rapat pintu hatinya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines