SI ONANG ANAK PENJUAL KORAN

SI ONANG ANAK PENJUAL KORAN

  • WpView
    Reads 90
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Dec 15, 2022
Bercerita mengenai anak laki laki yang bernama onang, si anak penjual koran. Baginya hidup sangat kejam untuk anak seusiannya. Onang yang hidup tanpa merasakan sosok bernama ayah. Yang harus bekerja untuk mengganjal lambung kecilnya dan membantu ekonomi ibunya. Tak apa merelekan tubuhnya terbakar panas matahari asal dapat mengumpulkan pundi pundi rupiah. Karna bagi onang hidup adalah perjuangan. Onang, anak yang berusia sepuluh tahun namun menjalani hidup lebih dari usianya saat ini.
All Rights Reserved
#215
mentalhealt
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Paradise
  • "Cemara tapi di dalam nya berantakan"
  • pelangi setelah badai
  • AlkaNara
  • Junatala
  • Semesta untuk sean
  • Isi Kepala
  • Juan [REVISI]
  • Yang Dulu Melukai,Kini Menyayangi [END]
Paradise

(SUDAH TERBIT) PESAN DI SHOPEE LOVELYMEDIA. "Lihat saudaramu yang lain! Mereka berprestasi! Tidak buat onar! Membanggakan orang tua!" Baginya yang terbiasa dibandingkan dengan saudara sendiri, mendengar perkataan itu tak lagi menimbulkan sakit meski sesekali menangis dalam diam. "Woi cupu! Beresin nih sekalian buang sampahnya. Awas aja lo masih bisa santai disini." "Orang kayak lo emang pantes dapet temen?" "Makanya gak usah belagu! Dasar babu!" Lambat laun perkataan mereka tak lagi berefek pada hatinya, apa ini? Apakah ini yang disebut mati rasa? Ternyata ... setelah mati rasa pun ia tetap merasakan pahit yang sulit dijelaskan. Mengapa begitu banyak orang yang membencinya? Apa salahnya? Di mana letak kekurangannya? "Urus diri lo sendiri!" "Dasar manja!" "Qi, urusan abang bukan cuma kamu. Jangan egois." Ah, begitu. Ternyata di mata ketiga saudaranya pun ia terlihat manja dan menyusahkan. Bagaimana ini? Hatinya kini sudah pecah berkeping-keping, ia tak lagi merasakan dirinya sendiri. Harapannya ... sungguh sederhana, semoga kelak Ayah dan ketiga saudaranya dapat kembali menyayanginya. Semoga masa SMA-nya bisa seindah cerita novel yang ia baca. Semoga keinginan itu dapat ia rasakan sebelum ajal menjemputnya dengan paksa. .... Warning: violence, harsh word, bullying, suicide, etc. All picture from pinterest.

More details
WpActionLinkContent Guidelines