Story cover for Seseorang yang mampu merawat segala yang tumbuh by aksatanpara
Seseorang yang mampu merawat segala yang tumbuh
  • WpView
    Reads 3,483
  • WpVote
    Votes 2,449
  • WpPart
    Parts 82
  • WpView
    Reads 3,483
  • WpVote
    Votes 2,449
  • WpPart
    Parts 82
Complete, First published Dec 13, 2022
Pada hingarnya masa depan.
Kelak pada suatu ketika,
aku ingin menjadi alasan yang membuatmu terluka; di saat rasa, meniadakan kita untuk sementara.

Seperti biasa, dua cangkir kopi hangat kala sore menjelang temaram, untukku dan bayanganmu merayakan kenangan; bersulang.

"Selamat ulang tahun hati yang patah." Kataku setelah menghirup kopi.
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add Seseorang yang mampu merawat segala yang tumbuh to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
Ayo menepi dulu, sebentar saja. by awmawindh
6 parts Ongoing
[HIATUS] Indira tidak pernah meminta untuk dilahirkan dengan tubuh yang lemah. Tapi hari-harinya kini dipenuhi detak mesin, jarum-jarum tajam, dan dinding rumah sakit yang dingin. Tubuhnya tidak pernah benar-benar sembuh, tapi pikirannya terus mencoba kuat. Karena di sisi lain, ada Ella. Seseorang yang selalu ada di sana, dengan sabar, lembut, dan tak pernah menyerah. Ella yang datang dengan susu kotak saat dunia rasanya hambar, yang menemani sesi cuci darah meski hanya bisa duduk diam sambil menggenggam ujung jaket Indira. Namun semakin hari, semakin terasa: ada batas yang tak bisa lagi mereka pura-pura tak lihat. Indira mulai menjauh, bukan karena tidak cinta, tapi karena takut cinta itu perlahan berubah jadi beban. Ia merasa tak lagi layak untuk dicintai, apalagi saat tubuhnya sendiri terkadang tak sanggup berdiri lebih lama dari lima belas menit. Sementara Ella terus bertanya; mengapa kak Indira menarik diri? Apa salah jika ia ingin tetap di samping seseorang yang ia pilih untuk ia perjuangkan? Di antara rasa sayang dan amarah yang terpendam, keduanya mulai kehilangan arah. Mereka tak pernah bertengkar, tapi diam-diam saling menyimpan luka. Sampai pada akhirnya, sebuah sore yang sunyi di stasiun kecil menjadi saksi bahwa: keduanya duduk berdampingan, tanpa banyak kata. Hanya ada satu kalimat dari Ella, pelan namun penuh makna, "Ayo menepi dulu, sebentar saja." Bukan untuk pergi, bukan untuk berakhir. Tapi untuk istirahat dari semua hal yang memaksa mereka menjadi kuat setiap waktu. Namun yang tidak mereka tahu adalah... kadang, yang kita anggap hanya sebentar bisa jadi jeda terakhir sebelum semuanya berubah. "Aku ngerasa kayak mayat hidup, El..." "Ada aku, Ada Ella... Semuanya akan baik-baik aja, kak. Trust me..." Start ; Fri, May 16, 2025 End ; - By. awmawindh |; Seraphine.daine
You may also like
Slide 1 of 8
Aldreyan (Slow Update)  cover
KONSEKUENSI HATI cover
ANGKASA cover
Tepian Semu || Lilynn✅ cover
Lara yang tak kunjung USAI ||•ondah•|| cover
Heartstrings cover
Ayo menepi dulu, sebentar saja. cover
The Moon and The Star (Boys P.O.V) cover

Aldreyan (Slow Update)

12 parts Ongoing

"Fiony, sejauh apa pun aku melangkah, sejauh apa pun hidup membawaku pergi, kau tetap ada di dalam diriku-seperti jejak yang tak terhapus hujan, seperti senja yang tak pernah lupa pulang. Jika takdir menulis akhir yang berbeda, jika bukan kamu tangan yang ku genggam di penghujung cerita, ketahuilah... kau tetap cinta yang tak tergantikan. Bukan sekadar nama yang pernah singgah, tapi bagian dari aku yang tak akan hilang. Kau adalah kisah yang selalu aku bawa, bahkan ketika langkahku menuju arah yang berbeda" 𝘈𝘭𝘥𝘳𝘦𝘺𝘢𝘯 𝘊𝘩𝘢𝘯𝘥𝘳𝘢 𝘞𝘢𝘳𝘥𝘩𝘢𝘯𝘢~ [Slow Update] #Jkt48fiksi #Frefio #Fresha HANYA FIKSI TIDAK NYATA!