Senja hujan dan kita

Senja hujan dan kita

  • WpView
    LETTURE 14
  • WpVote
    Voti 1
  • WpPart
    Parti 1
WpMetadataReadCompleta mer, dic 14, 2022
[ SOPANKAH NGEBACA TANPA FOLLOW? WAJIB FOLLOW DULU YA PREN ] 🚫NPP (NO PLAGIAT PLAGIAT🚫 ---------------------------------------------------------------------------------- " ˢᵉⁱᵏʰˡᵃˢ ⁱʰᵏˡᵃˢⁿʸᵃ ˢᵉⁿʲᵃ ˡᵉᵇⁱʰ ᵐᵉⁿʸᵃᵏⁱᵗᵏᵃⁿ ʲⁱᵏᵃ ᵐᵉⁿʲᵃᵈⁱ ʰᵘʲᵃⁿ ʸᵃⁿᵍ ˢᵉˡᵃˡᵘ ᵐᵉⁿᵉᵐᵃⁿⁱ ˢᵃᵃᵗ ᵇᵉʳᵈᵘᵏᵃ " ---------------------------------------------------------------------------------- UP SETIAP HARI SABTU 2 PART SEKALIGUS
Tutti i diritti riservati
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • METANOIA (REVISI)
  • Why?? Kumpulan Cerpen✔
  • LATE
  • Rumah Untuk Senja
  • Rintik Hujan
  • SKALETTA [END]
  • KIARA [End]

[SELESAI] BUDAYAKAN FOLLOW SEBELUM MEMBACA Sejak beberapa waktu lalu, Cia merasa hidupnya tidak lagi sama. Pria yang ia kenal sebagai kekasihnya berubah menjadi sosok yang dingin, kasar, dan penuh kebencian. Ia tidak pernah tahu sejak kapan perubahan itu terjadi, yang ia tahu hanyalah rasa sakit yang terus bertambah setiap hari. Dipaksa bertunangan demi uang, dijadikan mesin ATM oleh keluarganya sendiri, dan menjadi sasaran perundungan, Cia bertahan tanpa benar-benar memahami apa kesalahannya. Pria itu membencinya, menunggu kematiannya, namun pada saat yang sama tak pernah benar-benar melepaskannya. Di balik sikap kejam dan identitas yang samar, tersimpan rahasia besar yang perlahan menggerogoti segalanya. Ketika potongan kebenaran mulai muncul, Cia dihadapkan pada pilihan paling berat. Tetap hidup dalam kebohongan, atau menghadapi masa lalu yang selama ini disembunyikan darinya. Sebuah kisah tentang cinta yang berubah tanpa alasan, kebencian yang menyimpan rahasia, dan seorang gadis yang belajar bertahan di dunia yang diam-diam menginginkannya hilang. -------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Aku membencinya atau setidaknya itu yang selalu kupercaya. Dia hidup di tempat yang seharusnya bukan miliknya, bernapas dengan nama dan masa lalu yang tidak lagi utuh. Setiap tatapannya mengingatkanku pada sesuatu yang hilang, pada kesalahan yang tidak pernah bisa ditebus. Maka aku bersikap kejam. Dingin. Menunggu hari dimana keberadaannya benar-benar menghilang. Namun kebencian adalah kebohongan paling berisik. Semakin lama aku menghancurkannya, semakin jelas bahwa ada sesuatu yang tumbuh di sela-sela amarah itu. Sesuatu yang seharusnya tidak ada. Sesuatu yang tidak boleh kuakui. Karena jika kebenaran itu terungkap, bukan hanya dia yang hancur. Aku juga. Selesai: 18 Maret 2022

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti