Mewujudkan Pernikahan

Mewujudkan Pernikahan

  • WpView
    LECTURAS 19
  • WpVote
    Votos 16
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContenido adultoContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mié, dic 14, 2022
Banyak sekali cerita, catatan, tulisan, video, film dan media lainnya terkait dengan pernikahan. Kata yang paling mendekati kenyataan adalah menikah itu murah yang mahal gengsinya. Menikah itu sederhana, yang rumit keinginannya. Kedua kalimat itu berusaha membedah pernikahan yang ternyata tidak se-mahal dan se-rumit yang selalu didengungkan oleh beberapa orang. Kampanye tersebut penting untuk menetralisir isi kepala muda-mudi yang takut menikah karena faktor biaya dan ogah rumit. Tetapi percayalah menikah butuh biaya, sekurang-kurangnya Rp. 600.000 kalo menikah tidak di kantor urusan agama, dan tanpa biaya bila akad di sana. Dan, menikah memiliki sisi rumit, karena harus menjalin komunikasi, minimal dengan pasangan soal-soal mengenai rumah tangga dan komitmen, idealnya komunikasi dengan keluarga kita dan pasangan.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • NIKAH YUK KITA !!!
  • My Husband Amnesia (END)
  • Cinta Dari Omku (TERBIT)  - Tersedia Di Karyakarsa #RR1
  • Little Wife [COMPLETE]
  • Kawin Kontrak
  • My Charming Slave
  • DIKANESHA
  • Marry Me Marry Me Not
  • Shadows of Love

"aku gak mau kamu terbebani nikah ma aku, aku bukan kasihan ma kamu. masalah hutang, atau bebanmu, nanti kalau komunikasi kita baik, otomatis kamu cerita. kalau sekarang gak bisa. nanti. aku beli hp ini sudah niat. kamu nikah atau gak sama aku, aku tetap beli kan. pakai. aku tau kamu suka jualan online. pakai manfaatkan. jangan tutup komunikasi mu padaku. aku gak suka. kalau telpon bisa dipakai pas malam hari, tapi kalau wa, kita bisa berkabar setiap saat, kadang ada meeting ma bos, kn gak mungkin kamu telpon, setidaknya berkabar via wa gak apa kan ?" Ernest untuk wanita seperti aku, bermimpi itu mahal, untuk bermimpi menikah, mempunyai rumah tangga berkecukupun itu bagai menanti hujan di musim kemarau. usia aku yang sudah kepala tiga, terlalu banyak yang menganggap aku adalah beban bagi orang tua. "gie"

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido