Sedative (Selesai)

Sedative (Selesai)

  • WpView
    Reads 1,480
  • WpVote
    Votes 347
  • WpPart
    Parts 37
WpMetadataReadComplete Mon, Feb 27, 2023
Sedative . . . {Obat penenang untukmu yang menginginkan kesenangan} . . . Hidup nomaden di kota asing membuat Shoba merasakan suasana rumah singgah yang bervariasi. Sebelum memutuskan mengontrak sendiri, ia ditampung oleh seorang pilot maskapai terkenal. Ia di sana, di sana pula kisah kian terpuruk ini dimulai. Ia diangkat anak oleh orang kaya tak lebih dari babu tanpa gaji, dimusuhi ibu dan anak. Kadang kalau angin-anginan, bapak keluarga itu tak segan melampiaskan amarah kepadanya. Jika rumah singgah neraka, bukankah di luar akan jauh lebih indah? Tidak bagi Shoba!!! Bertemu dengan Hijaz, bukannya cinta bersemi dan berjalan bahagia, Shoba justru menjadi lebih prihatin akibat Hijaz yang suka berubah-ubah sikap. Kata orang, "Hijaz itu pemakai." Kata Hijaz, "Itu penenang." Shoba tidak ingin Hijaz lebih jauh, bisakah Shoba menghentikan Hijaz lalu mereka menyelesaikan bangku kuliah dengan tentram? . . . Star : 01 Januari 2023 Finish : 27 Februari 2023 Cover and foto : Pinterest #harutotreasure #rutolokal #hartanto
All Rights Reserved
#590
getaran
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dira-no
  •  FIGURAN ARZEV
  • [Kami] Tentara Langit
  • Untuk Jiel
  • AKSAFA (End)
  • Kesempatan Kedua
  • You're My Alhamdulillah
  • DESTINY [ END ]
  • Aku Menyerah (COMPLETED)
  • Antara Kau dan Sahabatku [Completed]
Dira-no

Ternyata penyiksaan diri yang menyakitkan adalah berharap pada sesama. Banyak yang lebih indah jika aku tak mencoba menyelami bahagia yang nyatanya adalah suram, yang dapat diraba hanya kemuakan dan koyakan luka di dada. ___________ "Makanan favorit kamu apa?" "Gue suka bahagia lo." "Aku kan tanya makanan." "Iya. Bahagia lo yang bakal gue makan dan jadiin itu semua luka yang bakal lo derita." Setiap katanya penuh penekanan, membuat deru napasku ingin melayang. Sedangkan, tatapan tajamnya membuatku ingin menghilang dari hadapannya. Namun pada detik kemudian, tawa dari mulutnya melantun terdengar bahagia. Bibirnya membentuk sabit sempurna. Tangan besarnya mengelus rambutku, lembut. Aku mengerutkan kening. Bingung sekaligus takut. Ada apa? ----------------------- Start: 20 Juli 2023 Finish: >Karya orisinil saya, jika hanya mampir untuk plagiat, mending balik aja, saya gak nerima

More details
WpActionLinkContent Guidelines