MENCARI TITIK KEBAHAGIAAN

MENCARI TITIK KEBAHAGIAAN

  • WpView
    Reads 1
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Dec 15, 2022
Hai panggil saja namaku Muna , aku anak tahun 2000 an yg sekarang menginjak umur 22 tahun, aku anak keluarga yang kurang mampu, hidup serba pas pas an , ayahku bekerja sebagai kuli bangunan di desa, ibu ku hanya seorang ibu rumah tangga kadang bantu bantu tetangga bikin criping singkong, sekarang aku sudah menikah, entahlah sampai detik ini aku belum menemukan kebahagiaan sama sekali Dimasa hidup, apakah karna aku kurang bersyukur, atau karna cobaan hidupku yg terlalu rumit. penasaran kan ? serumit apa sih perjalanan hidup ku yg hampir 23 tahun ini, dari dulu sampai sekarang hanyalah tangis dan tangis yang aku dapatkan, entahlah cinta , laki laki, bahkan suamiku tak mampu bikin hatiku bisa membaik , justru sekarang malah memperparah keadaan ku. aku nggak menyalahkan semua orang , tapi aku benci , AKU BENCI SEMUA INI , KAPAN AKU BAHAGIA TUHAN????????????????????????? alur cerita ini aku tulis berdasarkan suasana hati, banyak flasback, karna aku tulis poin poin penting nya, aku harap ada orang yang membaca keluh kesah ku, karna ini cerita fakta, bener bener nyata dalam hidupku, apakah ada yang sama seperti ku? atau maalah lebih parah dari kisahku, aku ngga tau harus curhat ke siapa lagi, semua orang membenciku, entahlah apa penyebab nya, aku sekarang ini bener bener merasa sendiri, hidup dalam tekanan, kurang kasih sayang, kurang hiburan, ekonomi, bahkan masalah cinta . aku hanya berharap suatu saat aku mendapatkan keadilan
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Perjalanan Cintaku...
  • SELEPAS KAU PERGI (END)
  • Eysha Love Story'
  • jangan sakiti aku
  • KHILAF - Curahan Hati Aisyah
  • '~Someone Perfect~' -boifang- HIATUS
  • Just a Moment
  • Come Here, Lisa ✓
  • M E M O R Y  (On Going)

Lika liku perjalanan hidup memang tidak ada yang tau, dan setiap perjalanan pasti kita menemukan jenis orang yang berbeda-beda. Seseorang hadir di kehidupan kita, ada yang singgah menjadi pelajaran hidup dan ada yang singgah lalu menetap, lalu di katakan itu lah teman hidup. Siapa yang tau, akan seperti apa, siapa dan bagaimana pasangan hidup kita. Itu semua sudah di atur oleh Tuhan yang Maha kuasa. Tidak ada manusia yang tak pernah berharap lalu dipatahkan oleh harapannya karna iya lupa bahwa sebaik-baiknya tempat berharap itu hanya kepada tuhan. Berdoa lah dan berharap lah kepada Tuhan jika tidak ingin merasakan sakitnya kekecewaan. ya... aku pernah merasakan itu, kebahagiaan yang hanya sementara. ketika itu aku saat bahagia dengan hadirnya seseorang yang membuat hari ku lebih berwarna. sampai-sampai aku lupa bahwa kebahagiaan didunia ini tidak ada yang abadi. dan pada akhirnya datang lah kekecewaan itu kepadaku , yang membuat hari ku seketika berubah menjadi keterpurukan. ya... aku sadar itu salah ku karna terlalu bergantung dan menaruh harapan yang sangat besar kepada manusia. seperti sebuah tamparan yang tak ada obat nya saat itu. sakit? ya... sakit sekali. dari situlah aq mulai di sadarkan bahwa berharap kepada manusia itu hanyalah awal dari kekecewaan . libatkan lah Tuhan mu dalam hal apa pun maka kamu tidak akan di kecewakan. hingga beberapa bulan aku mulai bangkit dan memulai kisah baru dengan lebih berhati-hati dalam menaruh hati. Kisah ini adalah pengalaman hidup ku yang ingin aku bagikan lewat tulisan ku agar semua orang dapat mengambil pelajaran dari perjalanan hidup ku.

More details
WpActionLinkContent Guidelines