Pesan Terakhir

Pesan Terakhir

  • WpView
    LECTURAS 386
  • WpVote
    Votos 78
  • WpPart
    Partes 12
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, feb 16, 2024
Christina Almeera, gadis yang umurnya baru saja menginjak angka 19. Dipaksa hidup sendiri dan mandiri di bumi yang fana ini. Satu bulan setelah dibaptis, satu-satunya orang yang menjadi support system nya pergi. Dunia yang dua tahun terakhir dia coba bangun kembali setelah kepergian orang tuanya, kembali hancur. Berantakan. Dia mulai meragukan keadilan tuhan. Dia mulai menanyakan dalam bentuk apa tuhan memberinya kasih sayang, rasa sakit kah? Hatinya mulai ragu pada keesaan tuhan. Lalu sepucuk surat yang diberikan "orang asing" padanya, menjadi awal perjalanannya dalam mencari tuhan. Tuhan yang memberinya keadilan dan kebahagiaan, bukan rasa sakit yang sama setiap nafasnya ia hembuskan. Tuhan yang memberinya ketenangan, bahkan saat seluruh isi dunia mengecamnya dengan banyak ketakutan. Dalam benaknya dia bertanya "adakah sifat tuhan yang seperti itu?" *** FOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA. TOLONG TINGGALKAN VOTE DAN KOMEN DI SETIAP PARTNYA.. WARNING!! Cerita ini hanya fiksi, semua yang tertuang menjadi bait-bait kata di dalamnya murni karangan dan tidak bermaksud menyinggung pihak manapun. Silahkan DM secara pribadi jika ada kata atau kalimat yang salah dan menyinggung, terimakasih.
Todos los derechos reservados
#95
pelajaranhidup
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Till I Meet You
  • HILANG [Segera Terbit]
  • My Home;
  • IzinkanKu Untuk MelupakanMu [COMPLETED]
  • Merajut Mimpi Dengan Seutas Tali
  • Ruang Hidup (SUDAH TERBIT)
  • Kita dan Sang Pencipta
  • Lauhul Mahfudz (END)
  • ALTHAZAIN

Kita berdua pernah terjatuh, terluka , dan terkubur di lubang yang dalam. Kita sama - sama pernah merasa hancur saat orang yang di cintai pergi meninggalkan kita untuk selamanya. Memendam rasa sakit seorang diri. Tersenyum walau batin tersiksa tertawa meski hati menjerit .. yang dapat kita lakukan hanyalah berlarut-larut dalam emosi dan kesediahan. dimanapun tubuh ini berpijak hanya sepi yang terasa... Dan pernahkah kau berpikir bahwa apa yang terjadi pada kita ini begitu melelahkan hingga rasanya mengakhiri hidup adalah pilihan terbaik untuk pergi dari dunia yang fana.??? Namun tuhan sepertinya punya jalan lain. layaknya benang merah yang saling terhubung kau dan aku pun akhirnya di pertemukan. Jujur aku tidak pernah tau apa yang ia rencanakan. Mungkin tuhan sengaja memasangkan kita lalu setelah itu tertawa sambil berkata pada para malaikat " Hei lihat lah kedua orang menyedihkan ini mereka sangat cocok bila bersama." Atau mungkin tuhan ingin agar kita berteman dan menolong satu sama lain. Entahlah apapun itu biarkanlah waktu yang akan menjawabnya...

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido