BUMANTARA SENJA

BUMANTARA SENJA

  • WpView
    Membaca 12
  • WpVote
    Vote 1
  • WpPart
    Bab 1
WpMetadataReadLengkap Kam, Des 15, 2022
Menepi sejenak menikmati hadirmu, tiada hari yang indah tanpa dikau semata. Tiga manusia senja yang menghabiskan sisa hari untuk menyaksikan keindahanmu membias dalam kelopak mata. Persahabatan yang dimulai semenjak senja bersaksi dalam pertemuan kala itu, hingga senja di suatu hari menjadikan perpisahan bagi cerita persahabatan kita. Realita menjadikanku pelik, semesta kehilangan senyum dan tawa, menjelang kuliah aku tak lagi mendengar suara kalian. Tentang tradisi kita dalam menyaksikan senja di lautan lepas, tentang perbincangan yang banyak berkesan dan berkisah tentang hari - harinya, kali ini aku seorang diri dan senja yang masih menemani.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#209
bacaan
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Senja Yang Tak Berulang [Cerpen]
  • Romantic Short Story  II
  • Mentarinya Sang Rembulan (Tamat)
  • Setangkai Aster untuk Esther
  • SHORT STORY
  • Kumpulan Cerpen
  • Kumpulan Cerpen RoSe
  • Cerita Pendek - Separuh Hati
  • SHORT STORY
  • Kumpulan Cerita Pendek

"Cerita ini adalah tentang waktu yang berlalu, tentang perasaan yang terabaikan, dan tentang keputusan-keputusan kecil yang akhirnya membentuk siapa kita. Seperti pelangi yang hanya muncul setelah hujan, cerita ini hadir untuk menunjukkan bahwa di balik setiap kegelapan ada keindahan yang menunggu untuk ditemukan. Baca dengan hati terbuka, dan biarkan kisah ini membawa kamu ke dalam perjalanan yang lebih dalam, di mana setiap perasaan yang terungkap adalah bagian dari cerita yang lebih besar dari yang pernah kita duga. Seperti senja yang perlahan menghilang di cakrawala, cerpen ini akan menyentuhmu dengan lembut, meninggalkan jejak yang tak mudah dilupakan. Cerita ini bukan sekadar rangkaian kata, melainkan jembatan menuju emosi yang mungkin pernah kau lupakan. Siapkah kau untuk menjelajah?"

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan