We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
LIMA BIDADARI YANG tak TERUSIR

LIMA BIDADARI YANG tak TERUSIR

  • WpView
    Reads 2,276
  • WpVote
    Votes 157
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 9, 2024
WpInfo
Fanfic
Fairy Tail
SINOPSIS Salaamun Qaulam-Mir-Rabbir-rahiim, salam cinta teruntuk para penghuni surga dari Sang Maha Cinta. Jika para Bidadari adalah lambang perhiasan surga, lantas mengapa mereka harus tinggal di liang neraka? Dosa apa yang telah mereka perbuat. Kesalahan apa yang membuat mereka terjerat? Ataukah, tanah surga itu nyatanya hanyalah sebuah kepalsuan. Sebagaimana banyak tempat ibadah yang penuh dengan comberan. Pun tak jarang, jurang curam nyatanya adalah istana indah ketuhanan. Aku terjebak pada dosa-dosa kelam keluargaku. Jubah putih, lingkar tasbih nyatanya tak menjamin membawa seseorang menuju permadani surga. Fitnah kejam yang merajalela, kotornya hati yang bersingga, menyeret keluargaku berbuat dzalim pada sebuah keluarga. Hak mereka terampas, keberadaan mereka terusir tuntas. Masa lalu masih kuat membenalu. Mampukah aku mengobati sederet luka para bidadari surga? Bisakah aku memadamkan api dendam yang masih membara? Satu hal yang kuyakini, sesakit apapun masa lalu mereka, seperih apapun kehidupan mereka, kelak para Bidadari itu akan bahagia sebagaimana para penghuni surga lainnya. Mereka tak akan lagi terusir. Mereka akan terus bahagia tanpa mengenal akhir. Wa naza'naa maa fii shudhuurihim min ghillin ikhwaanan 'alaa sururim-mutaqaabiliin. Dan kami lenyapkan segala rasa dendam yang ada di dalam hati mereka; Mereka merasa bersaudara, duduk berhadap-hadapan di atas dipan-dipan. (Q.S Al-Hijr: 47)
All Rights Reserved
#512
dakwah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • HADIAH TAHAJUD
  • Bidadari Dhuha ✔
  • Tahajjud cinta (TERBIT)
  • Arkansa
  • Kekasih Impian✔
  • MENJAGAMU LEWAT DOA
  • HIDIYAH (7 PASANG MUJAHID) TERBIT
  • Secarik kertas usang
  • Badgirl Masuk Pesantren (END)
  • MALAIKAT DAN LAUT BIRU

Assalamu'alaikum Wr Wb Pembaca budiam, Aku bikin novel dengan mengupas habis keindahan Bumi Pacitan semoga ceritanya berkenan dan menginspirasi. Berkisah penyesalan putri semata wayang pemilik pesantren namun menolak sekolah dipesantren. Dengan melepas seluruh kebesaran orang tuanya. Menyamar jadi gadis kampung lugu dengan identitas ortu buruh tani yang mrantau cari kerja. Ya! Dia Genzi, tapi bertekat melibas platform "Gen Z is Gen full problematik" bermental tempe couse ternina bobukkan keserba mudahan akut yang diciptakan kaum Bommer itu. Gimana deru debu Gen Z yang menjalani riadhoh berat itu all out memanagemen peran gandanya. Satu sisi exis dibangku kuliah umum, namun kondisi lain menuntut nyantri tabarukan dipondok pesantren demi bakti pada lembaga yang dirintis orang tuannya. Gen Z yang tumbuh jadi gadis religius, smart, hamble dengan menyandang beberapa penghargaan akademik dan organisasi dengan sederet laki-laki pengagum pengharap cintanya? Sungguh membuat dosen Adi yang gelar MBA-nya diperoleh dari Texas Technologi Univerrsicity itu. dr Lumban calon sepecial saraf, apa lagi ustad Faiz yang digandrungi banat seantero Ma'had, semua hanya bisa menarik nafas panjang. Gadis itu bak stalaktit goa es, sangat indah, namun tak tersentuh. Karena diperhatikan, insting banat yang nyemak ngaji itu bangkit. Naluriah jika dia angkat wajah dan craaaat! Astaghfirullah! Pandangan mata mereka bersirobok. Bergesek se'saat. Pijaran kilat aneh yang sulit dijabarkan pun terjadi. Pemuda itu mengangguk, tersenyum sangat manis kepadanya. Beberapa detik banat itu baru tersadar, kepalanya buru-buru menunduk, hatinya beristighfar. Tangan kirinya menarik kerudung lebih menjuntai, agar bisa menyembunyikan wajahnya yang semburat merah, bak jambu air masak dipohon. "Elok timen banat satu ini, dilirik putra mahkota, idola banat seantero pesantren kok tidak respon?" batin Romo Kyai yang sudah 35 tahun berkutat mengembangkan Ma'had Kali Tambak Pacitan ini.

More details
WpActionLinkContent Guidelines