M.O.N.O.K.R.O.M

M.O.N.O.K.R.O.M

  • WpView
    Reads 15
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadComplete Sat, Dec 17, 2022
Dunia bisa dikatakan hancur saat kita tidak hidup sesuai dengan harapan. Dunia yang telah kita rancang sedemikian rupa nyatanya hilang. Tak ada satu pun bayangan yang menyadarkan bagaimana kelanjutan hidup ini akan berjalan. Ini adalah cerita kedua mengenai kehidupan, Rifqi Batara. Lebih jauh mengenal sisi, Rifqi. Bagaimana terang dan gelapnya hidup sebagai, Tara (nama panggilan yang dibuat, Rifqi sendiri) yang sukar menghadapi rencana alam. •ctr
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Larasati- Napas Dari Masa Lalu
  • Dunia Alana
  • MAP OF THE SOUL: City of Dream (END)
  • AURORA
  • Tafsir Cinta Keshwari
  • Dear Fenly || Un1ty
  • DUA DUNIA
  • ANTARA DOA DAN RASA
  • Time Loop

"Ada napas yang tertinggal di masa lalu. Larasati hanya perlu mendengarkannya." Larasati selalu merasa asing di dunia yang ia pijak-seperti ia pernah hidup di tempat yang berbeda, pada waktu yang tak bisa dijelaskan. Dalam diamnya, ia menyalakan lilin... dan dari nyala itu, masa lalu mulai berbicara. Suara-suara dari kehidupan sebelumnya datang perlahan: tentang seorang tabib wanita yang merawat bayi dan jiwa manusia, tentang putri seorang Tumenggung yang tak pernah dikenang sejarah, dan tentang lelaki bernama Raka yang jiwanya terasa begitu akrab. Saat ingatan mulai terungkap satu demi satu, Larasati harus memilih: melupakan semuanya... atau mengikuti bisikan yang menuntunnya pulang. Larasati: "Raka, aku merasa ada yang lebih dari sekadar lilin ini. Sepertinya, mereka membawa sesuatu yang lebih dalam... sesuatu dari masa lalu." Raka: "Aku merasakannya juga. Seperti kita pernah terhubung, meski kita tidak tahu bagaimana."

More details
WpActionLinkContent Guidelines