TUMBAL INGATAN DEA

TUMBAL INGATAN DEA

  • WpView
    Reads 119
  • WpVote
    Votes 26
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadMatureComplete Sun, May 10, 2026
[no plagiat ditransfer langsung dari otak] Katanya semua orang itu punya masalalu, bahkan sejak umur 3 sampai 4 tahun tapiiiiii... Aku hanya ingat masa sekolahku dari umur 8 tahun bukannya itu aneh?. Setiap kali aku bertanya kepada teman-temanku mereka bilang kalo mereka ingat semua masa ditaman kanak², tapi kok aku ngakk?. Aneh kan, namun seiring berjalannya waktu aku mulai mengerti slama ini aku amnesia, cuma ada yang aneh aku bisa melihat apa yang seharusnya tak terlihat dan aku bisa mendengar apa yang seharusnya tak bisa didengar. Setelah pulang kerumah lamaku aku pikir aku akan mengingatkan setidaknya sedikit, tapi semakin kupaksa ingat malah semakin lupa, bahkan ingatan lain seolah ikut hilang. Aneh aku harus mencari tau apa yang terjadi padaku? 🚫 Plagiat jauh' ⚠️ WARNING ⚠️ ⚠️ Cerita masih banyak typo ⚠️ Mohon dimaafkan jika ada persamaan nama atau marga.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • INI CINTA BUKAN BENCI
  • Hening Yang Menyebut Namamu
  • TRANSMIGRASI BAKA!! (HIATUS)
  • I'm Rafkal Not Raskal !!
  • Let Me Love You Longer
  • My Name is SYANARA (COMPLETED)
  • 74/366
  • TENTANG WAKTU [Tamat]
  • Transmigrated as twins

"Seharusnya ini cinta bukan benci tapi kamu sendiri yang membuat cinta ini menjadi benci, Masa masa itu masih tajam di ingatanku kak, disaat kita saling sembunyi dalam ego kita masing - masing. Aku tahu kamu masih mencintaiku, tapi kamu tidak bisa jujur dengan hati kamu sendiri... Entah apa yang kamu pikirkan, aku nggak perduli. Sekarang semua telah berubah. Aku hanya mengenalmu dengan sikap dan tatap saja. Tak pernahkah terlintas di pikiranmu tentang aku? Sejujurnya aku rindu, tapi untuk apa. Kamu takan mengerti. Aku harap dapat pergi dari keadaan ini. Ya, mungkin tak sanggup karna satu kesalahanku, mencintaimu terlalu besar..." Ujar Aira kepada pria yang ada dihadapannya itu. Rafy hanya terdiam seribu bahasa, semua perkataan Aira membuatnya berpikir. "Sekarang, lebih baik kamu pergi. Aku udah nggak perduli. Kamu ingin tahu kan isi hatiku? Itu isi hatiku" Aira pergi berlari menjauh dari Rafy. **** *Guys.. Jangan lupa dibaca ya ceritaku, maaf kalau masih ada salah salah kata. Maklum, masih baru* 😊😊

More details
WpActionLinkContent Guidelines