i'm not pretty

i'm not pretty

  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Dec 22, 2022
Akeylia anastasya dwia seorang wanita kurang cantik yang sering di bully karena fisik bahkan bukan hanya fisik melainkan seluruh hidupnya juga selalu buruk "Apa tuhan salah telah menciptakan aku??" "Aku hanya ingin hidup bahagia seperti orang lain." "Apa jadi jelek itu sebuah kesalahan??" Akey "Apa tuhan pernah membuat kesalahan??" Akey Lelah?? Ya tentu saja bagaimana tidak dalam hidupku mereka selalu membandingkan ku bahkan orang tua ku saja tidak pernah menanyakan perasaan ku mereka selalu berkata. "DASAR ANAK PEMBAWA SIAL!!" Bahkan aku tidak pernah minta di ciptakan ke dunia. "AKEY BENCI KALIAN YANG SELALU MEMANFAATKAN AKEY, MENCACI MAKI AKEY, BERBUAT KASAR KEPADA AKEY, APA KALIAN TIDAK PERNAH BERPIKIR BETAPA SAKITNYA ITU, KALIAN HANYA MANUSIA YANG TIDAK PUNYA HATI BAHKAN HATI KALIAN SEPERTI BATU, TUHANN AKEY CAPEE!!" Tuhan jika sudah waktunya tolong bawa aku pulang aku lelah. Tapi kenapa dia selalu tidak membawa ku?? Kapan?? Bahkan aku selalu berharap aku tidak pernah ada di dunia. Apa kalian ingin tau kisah selanjutnya?? Tentang aku atau bisa di panggil akeylia yukk next semoga kalian suka INI MURNI PEMIKIRAN AUTHOR YAA!! KARENA INI JELAS TENTANG HIDUPKU Mohon follow dulu sebelum baca okey!!
All Rights Reserved
#65
eccedentesiast
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • "Biarlah: Sebuah Kisah Tentang Sunyi dan Luka"
  • SANDYAKALA ANGKASTA
  • CINTA DALAM KELABU
  • Simple LOVE [Completed]
  • Kakak Tingkat ✔ [COMPLETED]
  • Aleysha Please Don't Go!
  • RAVASYA [END]
  • NATHA: AFTER SHE GO || ON GOING
  • KIARA [END]

Hidup adalah panggung, dan setiap orang mengenakan topeng. Beberapa topeng begitu sempurna hingga bahkan pemakainya lupa wajah aslinya. Tawa bisa menjadi tirai, senyum bisa menjadi ilusi, dan kata-kata "Aku baik-baik saja" bisa menjadi kebohongan yang paling menyakitkan. Ini adalah kisah tentang seseorang yang menjalani hari-hari seperti biasa, seperti semua orang lainnya. Ia tertawa bersama teman-temannya, membantu keluarganya, mengisi waktunya dengan hobi, dan menjalani hidup seperti yang seharusnya. Tapi di balik semua itu, ada kehampaan yang tak terjelaskan, ada luka yang tak terlihat, ada pertanyaan yang tak pernah terjawab. Bagaimana rasanya hidup tanpa benar-benar merasa hidup? Bagaimana rasanya berjalan di dunia ini, tetapi tidak pernah benar-benar berpijak? Dan bagaimana jika, suatu hari, semuanya terasa terlalu berat untuk dilanjutkan? "Biarlah" bukan hanya sebuah cerita. Ini adalah perjalanan di antara cahaya dan kegelapan, kebahagiaan yang palsu dan kesedihan yang nyata, antara eksistensi dan kehampaan. Ini adalah kisah yang mungkin terlalu dekat dengan kenyataan-dan mungkin, terlalu sulit untuk diabaikan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines