Prasetya (Completed)
  • Reads 636,209
  • Votes 16,655
  • Parts 37
  • Reads 636,209
  • Votes 16,655
  • Parts 37
Complete, First published Dec 18, 2022
Mature
Cerita dewasa
18+
FOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA!.
(SUDAH REVISI)


Sasha sungguh muak, muak karena kelakuan Pras. Jika saja lelaki bangkotan itu bukan tetangga sekaligus teman sang papah. Mungkin Sasha sudah menggantung Pras hidup-hidup lalu mengambil ginjalnya dan ia jual.

Tapi, di satu sisi Sasha merasa kosong, ia merasa kehilangan saat Prasetya menjauh darinya. Ia baru menyadari perasaannya saat Pras benar-benar pergi dari hidupnya.

Tak ada lagi orang menyebalkan yang Sasha ajak bertengkar setiap harinya. Raut menyebalkan Pras hilang. Pras benar-benar ingin melupakannya, dan berhenti mengejar Sasha.
All Rights Reserved
Sign up to add Prasetya (Completed) to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Loving The Hot Police (Completed) cover
The Jerk Husband✓ (COMPLETED) cover
Mate From Daddy (Completed) cover
Oneshoot || Boypussy  cover
Mas Suami END cover
PAIN OF LOVE [COMPLETED]  cover
Boss & His Children [END] cover
Married With Rio cover
 El and Jerganio  cover
My Old Husband 2 (THE END) ✓ cover

Loving The Hot Police (Completed)

45 parts Complete Mature

Cerita dewasa 18+ FOLLOW SEBELUM MEMBACA! "Udah sampai" Ucap Bumi. Lelaki itu ingin menurunkan Launa namun gadis itu malah melamun di atas pundaknya dan memeluk lehernya erat. "Kamu dengar gak?" Tanya Bumi. "Ehh?" Launa bingung dan menegakkan kepalanya. "Kita cuma berdua Om? Disini gak ada orang tua Om? Jangan bilang Om mau macem-macemin aku, aaaa!!! Aku gak mau!!!" Teriak nya tepat di kuping Bumi. Bumi yang mendengar teriakan Launa tepat di telinga kanannya hanya meringis ngeri, sungguh ia takut jika kupingnya budeg karena kupingnya sampai berdengung mendengar teriakan Launa. "Kamu mau turun atau enggak?" Tanya Bumi lagi. "Jawab dulu Om pertanyaan aku" Launa yang masih kekeuh semakin mengeratkan pelukannya pada leher Bumi. "Kalau kamu gak turun, saya gak jamin bakal gak macem-macemin kamu" Ucap Bumi yang melirik Launa dari ekor matanya. "Kenapa sih!?, aku berat ya Om?" Tanya Launa mencebikkan bibirnya. Gadis itu memilih turun dan mengambil kopernya dari genggaman Bumi, ia sebal dengan lelaki ini yang sedari tadi menatapnya dingin. "Kamu gak berat, cuma saya takut khilaf lama-lama, karena dari tadi rasain bokong dan dada kamu" Ucap Bumi yang membuat Launa melotot. Karena malas meladeni Launa, akhirnya Bumi memilih masuk kedalam kamar dan membersihkan badan. "Dasar ya laki-laki sama aja!, sama-sama mesum!" Teriak Launa kala melihat Bumi yang menghilang di balik pintu kamar.