Story cover for MOMI by NurIsmifadilah1
MOMI
  • WpView
    LECTURES 14
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Chapitres 4
  • WpView
    LECTURES 14
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Chapitres 4
En cours d'écriture, Publié initialement déc. 18, 2022
Buku ini menceritakan tentang kisah gadis bernama Jiumi dan sahabat setianya yang sangat barbar, siapa lagi kalau bukan kucing kesayangannya Mongie. Awal mula mereka bertemu bisa dibilang bukanlah hal yang bahagia dan juga bukan hal yang menyedihkan (kalian rasakan saja pas membacanya). Mereka juga menjalani hari-hari yang damai pada umumnya.  
	Apakah kalian tertarik untuk mendengar kisah mereka? Jika iya, tolong tinggalkan like & komen dan jika tidak, silahkan tinggalkan buku ini. Mengandung berbagai macam bumbu (bukan bumbu dapur ya, author ga terlalu jago masak soalnya).
Tous Droits Réservés
Inscrivez-vous pour ajouter MOMI à votre bibliothèque et recevoir les mises à jour
ou
Directives de Contenu
Vous aimerez aussi
Forever Friends ( End ), écrit par lilialestari9
11 chapitres Terminé
Clara minum teh manis hangat yang tadi pagi dia siapkan dalam termos kecil kesayangannya. Menghirupnya secara perlahan untuk merasakan aroma teh melati yang harum berbalur sedikit rasa manis. Karena Clara tidak terlalu suka rasa teh yang terlalu manis. Cukup senyum manisnya Gibran cowok tercintanya saja yang Clara sukai. Pagi ini Gibran belum memberinya kabar , terakhir sore kemarin Gibran mengirim pesan kepada Clara di obrolan pribadi hanya menanyakan Clara ada dimana , apakah sudah sampai dirumah dan sudah makan siang. ----- Clara langsung bangkit dan menempatkan termosnya diatas meja lalu keluar kelas untuk mulai menyambut kedatangan teman-teman kecilnya didepan pintu kelas. "Ibu guru ... aku udah berani sendiri dong." " Liat deh , mamaku anterin aku sampai pintu pagar aja ." kata Sena dengan bangganya. "Oiya ya ... mama Sena cuma anterin sampai pintu pagar." "Alhamdulillah ya Sena berhasil pagi ini." lanjut Clara sambil melangkah maju menyambut Sena dan berjongkok untuk menyamakan posisinya dengan tinggi badan Sena. ----- "Ibu guruuuu.... ada ular !" teriak Sena "Ada ular ... Awas teman-teman hati-hati , kita lapor polisi bu guru ." ucap Raya dengan suara cemprengnya sibuk berteriak-teriak sehingga memancing teman-temannya yang perempuan untuk ikut berteriak-teriak heboh. "Bu guru ... kenapa cacingnya gak dibunuh aja bu." "Kan cacingnya udah gangguin kita tadi." "Iya bu guru ... cacingnya pasti gak mandi sama sikat gigi deh." tambah Hanin dengan suara cemprengnya menimpali ucapan Nilam ----- #Proses revisi per Bab# #Mohon maaf bila tidak nyaman#
Vous aimerez aussi
Slide 1 of 10
Beamy Beamy, That Light is! (Story about Hearts2Hearts Friendship) cover
Bacot Tetangga (Ina Zakaria) cover
Swastamita | Hanaz (END) cover
Asrama Heart's²♡ [End] cover
Otaku Season 1 cover
Hatumeow [END] cover
Forever Friends ( End ) cover
Blunder [Jiwoo × Carmen]  cover
Trio Sableng Adventure cover
H2H in OSIS : Chaos Edition [✓] cover

Beamy Beamy, That Light is! (Story about Hearts2Hearts Friendship)

17 chapitres En cours d'écriture

'Beamy-Beamy artinya berseri-seri, seperti halnya cahaya'✨. Sebuah cerita tentang berbagai warna kehidupan delapan siswi yang bersekolah dan tinggal bersama dalam satu asrama. Baik dari segi karakter hingga lika-liku cerita kehidupan masing-masing yang membuat mereka pada akhirnya saling mengisi dan terikat hingga belajar satu sama lain. meski tentu, dalam setiap perjalanan dari petualangan itu tidak selalu berjalan dengan mudah. Namun meski begitu, mereka sama-sama memiliki goals yang sama, yaitu mereka sama-sama berharap jika persahabatan diantara mereka seperti cahaya, meski jika itu hanya sekedar cahaya flash ponsel atau bahkan lilin kecil, setidaknya, adanya cahaya yang berseri-seri itu dapat membantu dalam menerangi kegelapan.