Aku pulang

Aku pulang

  • WpView
    Odsłon 8
  • WpVote
    Głosy 0
  • WpPart
    Części 3
WpMetadataReadW trakcie
WpMetadataNoticeOstatnia publikacja niedz., gru 18, 2022
WpInfo
Fikcja
Romans
"Aku udah ga kuat liat tingkah laku kamu mas, setiap hari kerjaannya mabuk-mabukan, main cewe sana-sini, dasar suami ga berguna". Plak. Satu tamparan mulus mendarat di pipi Risma "Banyak omong kamu, apapun yang saya lakukan itu terserah saya, kamu ga berhak ikut campur. Urus saja anakmu yang brandalan itu" Ya rumah yang seharusnya menjadi tempat ternyaman untuk pulang, justru menjadi neraka bagi Arkan. Setiap dia pulang pemandangan itulah yang sering dia liat, pertengkaran kedua orangtuanya yang tidak pernah kunjung usai.
Wszelkie Prawa Zastrzeżone
#12
bahagiaitusederhana
WpChevronRight
Dołącz do największej społeczności pisarskiejOtrzymuj spersonalizowane rekomendacje dzieł, zapisuj ulubione dzieła w bibliotece oraz komentuj i głosuj, aby rozwijać swoją społeczność.
Illustration

To może też polubisz

  • Being a Good Papa [ End ]
  • [4] Cinta & Benci 2
  • My Sweet heart
  • Rindu Arti Bahagia (TAMAT)
  • Cegil by my side (hiat)
  • Far From Home [TERBIT]
  • ARKAN & ARINA (TAHAP REVISI)
  • Laskar Pemimpi || NCT Dream (on going)
  • ARKAN |END| Belum Revisi

Apa penyesalan dalam hidup yang pernah kalian alami? Kalau Arthan ditanya seperti itu, maka dia akan menjawab ; Menjadi pria yang tidak berguna, sekaligus ayah yang gagal. Setidaknya Arthan ingin sekali dalam hidupnya, dia melakukan hal-hal yang membuat keluarganya bahagia. Namun, hidup yang hanya sekali itu, dia habiskan untuk hal-hal yang sesat. Berjudi, mengabaikan anaknya setelah ditinggal mati oleh istri, dan terlilit hutang hingga rentenir terus berdatangan. Lantas, pada malam dia dikejar oleh rentenir dan anaknya, Alberix, disandera oleh rentenir, Arthan tertabrak truk dan tubuhnya terhempas begitu saja di aspal, hingga aspal itu digenangi oleh darahnya yang menyebar kemana-mana. Malam dimana penyesalan terus berdatangan. Lalu, dengan begitu saja, Arthan menutup mata dengan perasaan bersalah yang menumpuk di dalam dada. Hingga ketika ia membuka mata, bukan alam Barzah lah yang ia lihat, tetapi wajah anaknya yang datar saat sedang melakukan sarapan bersama. Arthan spontan menyeletuk, "Alberuk?" Alberix langsung bombastic side eyes. "Alberix, pa. Not Alberuk, apalagi beruk."

Więcej szczegółów
WpActionLinkWytyczne Treści