ASAD FUADI  ( end )

ASAD FUADI ( end )

  • WpView
    LETTURE 619,970
  • WpVote
    Voti 26,716
  • WpPart
    Parti 74
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione ven, feb 13, 2026
JUDUL AWAL: USTADZ HANDSOME MY HUSBAND. Sekarang sudah di ganti karena ketidaksinkronan antara judul dan juga alur🙏 _________________________________________ " Jujur sila !!!!. " Bentak papa membuat tiga orang yang ada di situ terkejut. " Iya pa, maaf sila khilaf.." jujur sila pada akhirnya. Tangan mama merangkulnya, mencoba menenangkan sila lewat usapan lembut. " Kamu sudah melewati batas peringatan Abi sila, jadi mau tak mau kamu harus menerima keputusan Abi.." ucap papa penuh penekanan dan nada yang cukup tegas. Kedua matanya langsung melotot, sila sangat paham dengan keputusan papanya itu yang sangat luar biasa. Ia takut jika tiba tiba papanya menyuruhnya untuk mondok, hal yang sangat ia hindari dari dulu. Sila menatap Sanga mama, mencoba mencari kejelasan, namun mamanya hanya menggeleng membiarkan papanya yang memberi tahu sendiri. " Besok kamu harus menikah dengan laki laki pilihan Abi !!!! " 🍁🍁🍁 NOTE: Dalam masa revisi jadi mungkin beberapa part akan di unpublis dulu ya 🙌🙏
Tutti i diritti riservati
#619
pernikahandini
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Secret Imam (TERBIT)
  • Senandung Rasa [SELESAI]
  • Mushaf Rindu ✓[TERBIT]
  • Lelaki Pilihan Ayah & Lekaki Yg Mengagumi Ku [END]✓✓
  • Kiblat Cinta ✓
  • KISAH INDAH MILIK KITA [ END-REVISI ]
  • Promise Me ( END )
  • takdir milik tuhan

Revisi versi cetak Oma Iren menyembulkan kepala ke jendela lalu menatap sebal pengendara itu yang menghentikan motornya kala mendengar suara klakson. "WOY! MINGGIR SEMPRUL! MALAH NGALANGIN JALAN GUE LU! KAGAK TAU APE CUCU TERSEYENG GUE SEKARAT!" pekik Oma Iren mengalihkan atensi orang-orang yang berada disana. "Oma!" tegur Opa berdecak kesal. Oma Iren meneguk ludahnya cepat, "MINGGIR WOY! ASTAGHFIRULLAH!" pekik Oma Iren frustasi. Spontan pengendara motor itu langsung melajukan motornya keluar area rumah sakit dengan kecepatan di atas rata-rata. *** Sahna melirik sinis Langga, "Lo pergi deh! Jangan nambahin dosa gue dengan adanya lo disini!" kesal Sahna, di dalam hati ia terus saja beristighfar. Langga terkekeh, "Bahkan sekalipun kita pegangan tangan tidak akan menimbulkan dosa, justru mendapatkan pahala." enteng Langga berniat menggoda Sahna. Sahna membulatkan mata, 'Bagaiamana bisa seorang Gus berbicara seperti itu?' batin Sahna menggelengkan kepala tak habis pikir. Langga mendekatkan wajahnya ke Sahna. Sontak saja, Sahna beringsut mundur dan memejamkan matanya kuat karena merasa takut. "Ana uhibbuki fillah ya, Zaujati." ucap Langga pelan membuat Sahna merona. Langga terkekeh lalu mengecup singkat dahi Sahna. Plak! Spontan saja Sahna menabok pipi Langga, membuat sang empu shock karena kaget atas kejadian barusan. Sahna menutup mulutnya shock setelah sadar apa yang dia lakukan, "Alamak ... " gumamnya. __ Ring 🏅 🥇 #ning(14/3/22) #pesantren (17/3/22) #makmum (20/10/22) #imam (19/11/22) 🥈#pernikahanrahasia (15/3/22) #makmum (15/3/22) #ning (17/3/22) #baby (10/4/22) 🥉#makmum(14/3/22) #ning(15/3/22) #pernikahanrahasia(22/4/22) Start maret 2022 End januari 2023

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti