I'm promise with you

I'm promise with you

  • WpView
    Membaca 610
  • WpVote
    Vote 140
  • WpPart
    Bab 35
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sen, Apr 7, 2025
"Apa itu kebahagiaan?! " Cewek yang tak pernah lagi merasakan kebahagiaan, semenjak keluarga kecilnya mendapat masalah yang tak kunjung usai. Bahkan kehadiran seorang yang tak di kenal semakin menenggelamkan kata kebahagiaan itu. "Aku bisa membuat kamu merasakan kebahagiaan itu lagi. Ya walaupun dengan cara yang berbeda. " Dia gipzi, lelaki yang kembali menimbulkan rasa kebahagiaan, walaupun secara perlahan. Lelaki yang tak kenal lelah untuk membuat sahabatnya agar selalu merasa bahagia. Yang selalu ada di dalam kondisi di saat dirinya terpuruk. Bahkan rela pasang badan sekalipun. Namun di saat dirinya sudah menyatu dengan kebahagian itu,,,,, "Lo dekat, lo terancam!! " "Jangan pernah percaya terhadap omong kosong!! Janji tetap janji!! " Di akhiri dengan sebuah senyuman.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#189
sadgirl
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • EPIPHANY
  • AGAVAN (H I A T U S)
  • Karena Kamu Rumahnya
  • VAGALDARA [TERBIT]
  • ATHALARIQ
  • ELANG & ELENA
  • 5 Years Later
  • LENATHAN (hiatus)
  • Bad-Boy (Complete)
EPIPHANY

Rania berada di ambang kebingungan. Antara memilih Elang atau 'dia' yang sebelumnya pernah ada di hatinya. Hubungan yang awalnya berjalan baik-baik saja, perlahan retak di saat Rania mencoba untuk pergi tanpa melukai. Namun, Rania melupakan satu hal yang pernah Elang katakan. Perihal laki-laki cuek itu yang tak suka dibohongi, dikhianati, dan dipermainkan hatinya. Bahkan dia juga melupakan beberapa hal penting lainnya. Perihal bahwa dirinya adalah salah satu kesukaan Elang akhir-akhir ini. Di titik ini, Rania mencoba untuk menyatukan dua hal tersebut sekaligus. Bisakah dirinya pergi tanpa melukai? Atau bahkan Elang sendiri yang akan mundur setelah mengetahui siapa laki-laki yang sempat singgah di hati gadis manis yang disukainya? * * * "Maaf, Elang. Di sini aku mau kamu paham bahwa yang selalu ada, tak menjamin akan menjadi peran utama. Karena bagiku, kamu hanyalah peran pengganti yang kebetulan bersedia untuk menyembuhkan luka yang pernah diciptakan olehnya." Benarkah hubungan keduanya kandas sampai di sini? * * * Salam sayang, Nur Azizah

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan