Terlalu Se ~ Frekuensi

Terlalu Se ~ Frekuensi

  • WpView
    Membaca 135
  • WpVote
    Vote 50
  • WpPart
    Bab 7
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Jum, Apr 7, 2023
Banyak yang bilang mempunyai teman yang se-frekuensi itu menyenangkan, bahkan tak sedikit yang menginginkannya. Namun, sedikit berbeda dengan apa yang dirasakan Achel dan Kenzo. Mereka bukan saudara kembar, bukan juga sedarah. Mereka hanya sahabat. Tapi, tingkat kepekaan dan kesamaan mereka sangat diluar batas nalar. Dua insan berbeda jenis yang disatukan oleh persahabatan. Achelia Zoe Aditama, seorang gadis introvert yang sedari kecil jarang memiliki seorang teman, terlahir sebagai anak perempuan pertama di keluarga Aditama. Namun sayangnya, dia tidak pernah tau apa itu arti dari keluarga. Dan entah bagaimana bisa se-frekuensi dan berteman dengan seorang lelaki yang kini menjadi sahabatnya. Alkenzo William Dirgantara, seorang lelaki tampan yang memiliki sifat soft dan mudah dalam bergaul, juga memiliki banyak teman. Sangat berbanding terbalik dengan Achel.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#9
sefrekuensi
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Enemies in Flames
  • Lost in Reverie [Moqeel]
  • 𝐋𝐨𝐧𝐞𝐥𝐲 ✓
  • Mencari Cinta Sejati (END)
  • Something Wrong With R (End)
  • HARBORED Feelings
  • Antara Kita [ Arya Mohan & Aqeela Calista ] Hiatus✔️
  • My little Wife[END]
  • Nata, De & Coco

Enemies in Flames - dua musuh yang terjebak dalam permainan api perasaan. Dalam dunia yang penuh aturan, mereka adalah pengecualian. Arya Mohan Suryanandika adalah bad boy yang dikenal karena tatapan tajamnya, sikapnya yang dingin, dan keahliannya dalam membuat masalah. Baginya, hidup adalah tentang kesenangan dan kebebasan, tanpa peduli siapa yang ia sakiti dalam prosesnya. Aqeela Aza Calista, gadis yang juga jauh dari kata lembut dan manis. Ia berapi-api, keras kepala, dan lebih suka menyelesaikan masalahnya dengan pukulan daripada kata-kata. Tak ada satu pun orang yang berani macam-macam dengannya. Mereka berdua seperti dua magnet dengan kutub yang sama. Selalu bertolak belakang, selalu bentrok. Tapi siapa sangka, kebencian yang mereka pupuk begitu lama bisa berubah menjadi sesuatu yang lebih rumit? Sesuatu yang bahkan Aqeela sendiri berusaha keras untuk menolak.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan