ALEONA
  • WpView
    LECTURAS 42
  • WpVote
    Votos 34
  • WpPart
    Partes 3
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, ene 20, 2023
Sheena Kalea, gadis kecil yang tak pernah di beri kasih sayang oleh keluarganya maupun teman sekolah nya Suatu saat Sheena di kurung dalam gudang hanya karena memecahkan gelas disaat itu juga Sheena serasa menemukan malaikat yang menjadi kebahagiaan Laki laki itu memeluk gadis kecil yang tengah duduk menangis histeris memegang erat kedua lututnya ketakutan * * * "Bolehh bangett kakk!! Kita kenalan dulu nama aku Sheena Kalea," ucap Sheena bahagia memperlihatkan gigi kelinci nya yang mungil "Nama saya Maleo Karelio, kita sekarang teman,konijn." Maleo menyodorkan telapak tangan nya ke arah Sheena yang akan menandakan kalau mereka berteman Namun kebahagiaan itu tak bertahan lama saat kelas 8 Maleo pergi menghilang entah kemana Hingga tiba tiba di pertemukan lagi tapi dengan cara menyaksikan Maleo membunuh bapak mesum itu dikala dirinya kelas 12 "Jangan takut..saya tak mungkin membunuh gadis yang saya jaga bertahun-tahun lirih laki laki itu masih setia memeluknya dari belakang Kepo ya?
Todos los derechos reservados
#2
sheena
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Zenna Story
  • SKENARIO RASA
  • 180° [END]
  • The Childish Girl
  • Because I'm Stupid (End)
  • Ily3000 [COMPLETED🦋]
  • K e [y] n a [n]. [COMPLETED]
  • kiara's dream
  • TANTAN ; with you [ ON GOING ]
  • Semu [Completed]

Zenna Story Bertepuk sebelah tangan memang sakit, tapi apa lah daya ku jika dia memang bukan ditakdirkan untukku. Percuma saja jika dia hadir hanya untuk singgah bukan menetap. Aku bukan tempatnya pulang dan aku bukan rumahnya. **** "Tolong kasih aku kesempatan buat menebus semuanya selama ini" Ujarnya ditengah derasnya hujan. Gadis itu tak menjawabnya, ia tetap diam sambil menunduk. "Tolong jangan diam aja, jawab aku!" Ujarnya lagi. "Aku gak bisa, aku udah mati rasa!" Balasnya masih dengan menundukkan kepalanya. Air mata yang menetes tersamarkan oleh tetesan air hujan yang deras. "Jangan bilang gitu, aku bakal nungguin kamu sampai kapanpun itu!" "AKU UDAH MATI RASA ZEE! JANGAN GANGGU HIDUP AKU LAGI!" Sentaknya, dengan air mata yang membanjiri pipinya. "Nggak, kita bisa perbaiki hubungan kita pelan-pelan Sheina! "Maaf, kehadiran kamu dihidupku selama ini cukup menyakitkan buat aku Ze! "Jauhi aku, jangan ganggu aku lagi, aku pamit pergi!" "Hikss.. hiks.. hikss.." kakinya ambruk begitu saja ia sudah lemas, tidak tahu harus melakukan apa lagi. Gadis yang selama ini mengaguminya diam-diam kini telah pergi meninggalkannya. Satu kesalahan berujung fatal, ia tidak pernah menyadari ada seseorang yang begitu tulus mencintai dan menyayanginya, namun selalu ia sia-siakan dan tak pernah ia perhatikan. Hingga saat ia menyadari perasaannya, ternyata gadis ini malah sudah tidak memiliki rasa untuknya. Sakit. **** ~ Jika memang memendam rasa kepadamu begitu sulit dan menyakitkan, tapi mengapa hatiku enggan tuk menyerah saat ini ~ **** Teman-temannya bisa mulai membaca lagi ya, Kelanjutan dari kisah Sheino sudah up kembali yang pasti akan semakin seru cerita kedepannya. Up setiap hari Kamis ya! Ada perubahan judul ya gais! Jangan lupa follow akun ini dan Share cerita ini!

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido