Why Me? || Zhong Chenle

Why Me? || Zhong Chenle

  • WpView
    Reads 18,026
  • WpVote
    Votes 1,499
  • WpPart
    Parts 36
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Feb 26, 2026
(BROTHERSHIP + FAMILY) Jika mendengar kata rumah, apa yang langsung terlintas dipikiran? Mungkin orang akan berkata; itu seperti sebuah bangunan hangat, yang setiap kita datang membuka pintu, akan selalu ada orang-orang yang menyambut kita dengan senyum lebar. Tempat yang selalu membuat kita aman dan dapat berteduh dari kekacauan dunia. Atau kita melihat rumah seperti bangunan yang tidak mempunyai arti khusus, yang meski pulang dengan keadaan kacau balau, kita tetap tidak merasa keramahan dunia. Terkadang kita harus mengerti bahwa tidak semua rumah itu ramah. Tidak semua rumah bisa dijadikan tempat pulang, beberapa rumah justru memberi luka paling banyak. "Apakah suatu saat aku juga akan menemukan keharmonisan dalam kata pulang? Atau justru sama sekali tidak?" Pertanyaan itu selalu muncul setiap kali Naren menginjakkan kakinya di bangunan hampa yang ia sebut sebagai rumah. Naren selalu iri, iri dengan mereka yang memiliki keharmonisan dalam kata 'pulang.'
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bukan Rumah
  • My Sick Twins! || LHC NJM
  • Terbit Untuk Terbenam
  • All For Jievin [END]
  • LINGGA (END) ✔️
  • Kemana Arah Pulang?
  • DUNIA HAMPA
  • Rumah Tanpa Alamat (nct dream)
  • Luka Naren.
  • Derena

Idealnya sebuah rumah menjadi tempat berlindung di bawah hujan dan terik yang membakar kulit. Bisa menghangatkan juga menyejukkan. Tempat untuk tinggal yang penuh kenyamanan. Katanya setiap orang pasti punya rumah. Namun, rumah yang Nala tempati bukanlah seperti yang didefinisikan barusan. Nala hanya orang asing yang dipaksa untuk tinggal. Nala berusaha untuk mengubah rumah itu menjadi rumah sungguhan, tetapi ternyata tak mudah. Apakah Nala akan tetap tinggal di sana dan berhasil menjadikan rumah itu rumah sungguhan? Atau malah terusir dan terpaksa mencari rumah lain yang mau menerimanya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines