MUDRA
  • WpView
    Reads 77
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jan 6, 2023
WpInfo
Fiction
Fantasy
"Jangan biarkan orang lain tahu, jangan biarkan mereka melihat. Jika kamu salah langkah, semua orang akan tahu dan malapetaka akan datang." Kehidupan Surasena sebagai putra Rakai Paminggir begitu tenang dan aman ... hingga pada suatu malam mereka datang. Bagaikan jatuh dari langit, mereka menjungkirbalikkan dunia Surasena. PENTING: 18+ Cerita ini mungkin sekali menampilkan adegan kekerasan, pembunuhan, ketelanjangan, dan lain-lain yang tidak cocok untuk pembaca di bawah usia 18 tahun. Harap bijak memilih bacaan yang sesuai dengan usia.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sorry i'm late (COMPLETED)
  • MIRROR | Jay ✓
  • OBOR PITU
  • TIGA PENJAGA
  • Titisan Dewa Naga
  • The Hidden Line - Panah, Password, dan Pengkhianatan.
  • Kebahagiaan Kecil Aralie. [ End ]

Pradipta Mahesasura-remaja 18 tahun yang dikenal sebagai Si Tampan Milik Mama. Di sekolah, dia hanya seorang anak kelas 12 biasa. Tapi di jalanan malam, dia adalah seorang pencari kebebasan, seseorang yang tak takut menantang batas. Setiap malam, ia pergi berkendara bersama teman-temannya, sementara di rumah, sang mama selalu menunggunya dengan lampu kecil menyala. Mama tak pernah tidur dengan tenang sebelum mendengar suara mesinnya berhenti di depan rumah. Tapi malam itu berbeda. Cahaya menyilaukan datang terlalu cepat. Terlalu dekat. Dunianya jungkir balik, dan dalam hitungan detik, kebisingan berubah menjadi sunyi. Dingin merayap, tubuhnya terasa ringan, dan hanya satu hal yang ada di benaknya: pulang. Namun, Dipta tak terjatuh hanya karena ego dan keberaniannya sendiri. Ada sesuatu yang lebih dalam, seseorang yang tanpa sadar menyeretnya ke titik ini- Adam. Bukan musuh, bukan penjahat, hanya seorang teman yang tersesat di jalannya sendiri. Adam, dengan amarah dan luka yang ia pendam, memprovokasi, mendorong, hingga Dipta merasa tak punya pilihan selain melaju bersama dalam perlombaan yang tak seharusnya terjadi. Sebuah tantangan. Sebuah keputusan yang diambil dalam hitungan detik. Dan kini, pertanyaannya bukan lagi apakah mama akan membukakan pintu untuknya, tapi apakah Dipta pernah benar-benar punya kesempatan untuk pulang sejak awal? Ataukah sejak malam itu dimulai, semuanya sudah terlambat? novel Original by Flotya start: 28.02.25 finish: 11.07.25

More details
WpActionLinkContent Guidelines