The Love of a Tyrant

The Love of a Tyrant

  • WpView
    Lectures 19
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Chapitres 3
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication jeu., déc. 29, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
Ibukota Kerajaan Neveleon tempat dimana Terentia menyaksikan pembantaian berantai yang dilakukan oleh pewaris tahta Grand Duke. Ironisnya sang adik ikut terbunuh tepat didepan matanya, seketika dunia Terentia runtuh. Dia menangis meraung-raung. Entah apa yang terjadi Terentia kembali ke masa sebelum semua itu terjadi. Apakah Terentia kembali ke masa lalu atau hanya bermimpi buruk saja? atau mungkin Terentia bisa melihat masa depan yang akan terjadi? Apa yang akan dilakukan Terentia jika hal itu benar-benar akan terjadi? mungkin kah dia akan menjauhkan keluarganya dari Pewaris Grand Duke? atau justru malah mendekati Pewaris Grand Duke?
Tous Droits Réservés
#4
tyran
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • The Exiled Queen (TAMAT) √
  • Rewrite My Second Life [END]
  • Love In Bloom
  • Pelukan Untuk Sang Antagonis
  • I Refuse to Die [END]
  • Dear ASSASSIN✓
  • The  Replacement Lady (End)
  • Kubalaskan Dendamku, Mas! (LEMURIAN 1)

First historical-fantasy Romance by Me! *** "Kenapa kau tampak begitu tenang, heh?" desisnya tepat di wajah Sang Ratu. "Kau bahkan memberikan obat subur untuk kami. Apa kau tidak takut posisimu akan tergulir jika aku memiliki anak dari selir lain?" napas Ghaozen bahkan terasa begitu tergesa di wajah cantik dan lembut milik Yueyin. Yueyin justru tersenyum tulus, "Saya yakin, tak lama lagi tempat saya akan berganti. Lalu, apa yang harus saya takutkan?" Ya benar, apa yang harus ditakutkannya? Karena sejak kecil Yueyin di didik tidak untuk menjadi orang yang serakah. Tidak untuk menjadi orang yang naif dan munafik. Ia bahkan sebisa mungkin hidup jauh dari jangkauan istana, namun sialnya pekerjaan sang ayah membuatnya terjebak dengan Raja saat ini. Raja yang dikenal berhati iblis! Istana adalah tempat yang mengerikan! Jauhi sebisa mungkin, Yueyin. Itu adalah pesan terakhir sang ibu padanya sebelum ibunya bunuh diri akibat perceraian dan fitnah kejam dari istana oleh orang-orang yang tak bertanggung jawab. "Kau lancang, Ratu!" Ghaozen semakin mendekatkan wajahnya dengan wajah Yueyin. Menatap bibir merah muda Yueyin yang tampak menggoda begitu membangkitkan hasratnya sebagai lelaki jantan. Namun, ketika kedua bibir itu nyaris menyatu, Yueyin lebih dulu memalingkan wajahnya. Membuat Ghaozen tersenyum sinis dan berbisik pelan, "Rumor itu beredar salah. Bukan aku yang tidak pernah mengunjungimu, Yueyin. Tapi, kau yang selalu menolak kehadiranku!" gumamnya sebelum keluar dari kediaman Yueyin dengan langkah lebar.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu