Hidden Melodies

Hidden Melodies

  • WpView
    LECTURAS 42
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 4
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, feb 12, 2023
WpInfo
Fanfic
TREASURE
"So your trope is she fell first but he never fell? Don't worry, I have the best solution! how about fall in love with me then i'll fall harder for you?" "Hah? Gimana?" "Suka sama gue, terima gue, choose me instead of him, i guarantee your love life will be perfect." Semesta Nasha yang tadinya membiru karena mengetahui kalau sosok Gares yang telah menjadi pemenang hatinya selama ini, tidak akan pernah menganggapnya lebih dari adik kecil kesayangan. Tanpa bisa ia cegah menjadi penuh warna akibat kehadiran tokoh lama yang baru ia sadari karismanya, senyumnya, tawanya, Ternyata mempesona, Harsa Nawasena Sadhana. Laki-laki yang membuat hidup Nasha di isi beragam warna bertabrakan sana-sini, bukan pelangi, tapi abstrak dibuatnya. Harsa lah sosok yang membuat Nasha mempertanyakan perasaan berharganya, seakan semesta yang sudah ia bangun untuk Gares semata berangsur-angsur menuliskan nama lain di sana. Lagu yang tadinya ditujukan untuk pangeran impian Nasha, mendadak berubah menjadi siswa idola di sekolahnya. Di tengah perasaan abstrak milik keduanya, melodi rahasia mengalun indah, bergerak menuju nama pilihan pemiliknya. "Ini harusnya gue suka sama Gares kan? Iya harusnya gitu! Awalnya begitu! Tapi kok... KALO SAMA HARSA JUGA GUE GA NOLAK INI GIMANA WOI."
Todos los derechos reservados
#337
haruto
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Air Mata Di Pintu November (TERBIT) ✓
  • JANUARGHA
  • LOLIPOP [END]
  • Rembulan Dan Seisinya
  • 🧸 𝗢𝗻𝗹𝗶𝗻𝗲 𝗙𝗿𝗶𝗲𝗻𝗱𝘀 🧸
  • SATU RAGA SERIBU LUKA |
  • Karakter Sampingan (Haechan)
  • When Two Hearts Collide
  • Possesive Playboy

Novel bisa dibeli di Shopee Jaehana_Store BAGIAN KEDUA SAPTA HARSA VERSI NOVEL || KLANDESTIN UNIVERSE "Kenapa lo jahat sama gue! Kenapa kemarin lo pergi? Kenapa? Kenapa lo ninggalin gue? Kenapa lo tega, Jen?" Haikal tak bisa lagi menahan kesedihan yang telah menumpuk di dalam dirinya. Jendral hanya tertawa kecil. "Lo ngomong apasih, Kal? Gue nggak pergi ke mana-mana, kita kan selalu sama-sama. Gue mana pernah ninggalin lo. Ayo ikut, gabung sama yang lain." Ia menarik tangan Haikal, mengajaknya berlari menuju sisi lain dari air mancur itu. Di sana, semua anggota Klandestin berkumpul. Beberapa duduk di atas ayunan yang berderit pelan, ayunan tersebut dihiasi dengan lampu-lampu kecil yang mengelilinginya. "Bang Haikal! Kenapa telat? Kita nungguin loh!" seru Cakra. "Kal, sini, ada mainan yang cocok buat lo," tambah Reihan. Namun, Haikal menggeleng. Ia justru menggenggam erat tangan Jendral di sampingnya. "Kenapa, Mbul? Main sana," Jendral menatapnya dengan heran. Haikal menggeleng lagi, kali ini dengan lebih kuat. "Gue takut," bisiknya, suaranya hampir tak terdengar. "Takut?" Jendral tertawa, seolah-olah hal itu adalah lelucon. "Seorang Haikal takut?" Haikal mengangguk, menahan diri untuk tidak menangis. "Gue takut kalo genggaman tangan gue lepas, lo bakalan pergi."

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido