Dunia Temporary

Dunia Temporary

  • WpView
    Reads 14,350
  • WpVote
    Votes 930
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Aug 24, 2023
Sudah lama aku tidak menulis disini, sudah lama pula tentangnya tidak aku ceritakan lewat rangkaian kalimat romantis yang biasanya ku tujukan hanya untuk dia. Aku ingin kembali menulis lagi tentangnya. Di tempat yang sama, kamu masih akan selalu jadi tokoh yang ingin selalu aku tulis segala nya. Sejauh menjalani hari sebagai pasanganmu, aku hanya berharap segala ingin ku bisa ku lakukan untuk kamu. Aku ingin menjadi penawar atas semua sedihmu. Aku ingin menjadi kepulangan atas perjalananmu yang jauh. Aku ingin menjadi teduh untuk hatimu yang riuh. Aku ingin menjadi utuh untuk ragamu yang tinggal separuh. Aku ingin mengisi penuh segala kekosonganmu. Aku ingin memberi peluk untuk semua pelikmu. Aku ingin membawa bahagia untuk mengganti segala duka mu. Aku ingin terus bisa membersamai mu. Sampai seseorang yang pantas menggantikanku, datang membawa cinta yang lebih daripada aku. Dari aku, manusia bumi.
All Rights Reserved
#236
asheljkt48
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mahligai Sunyi
  • You're Here, But Not For Me
  • I'll See You Soon
  • FATE LOVE S2 •Sunsun•✓
  • Yang Tertinggal
  • SELESAI (Say Goodbye)
  • EGLANTINE ㅡ'Na Jaemin'
  • Mencintai dalam diam (end)

Novel "Mahligai Sunyi": Senja mulai menua di balik jendela kaca, membiaskan cahaya jingga yang merayap perlahan di sudut ruangan. Aku duduk dalam diam, menatap kosong pada cangkir teh yang tak lagi mengepul. Aroma melati yang biasa menenangkan kini terasa hambar di inderaku. Aku terjebak dalam pusaran pikiranku sendiri, menggenggam kenyataan yang pahit namun tak bisa kutolak. Aku pernah percaya bahwa cinta adalah tentang memilih satu orang, bertahan dengannya dalam segala cuaca, dalam segala luka. Namun, kini aku mengerti bahwa terkadang, cinta juga berarti kehilangan-kehilangan harapan, kehilangan rasa percaya, bahkan kehilangan diriku sendiri dalam labirin luka yang diciptakan oleh seseorang yang seharusnya menjagaku. Arion adalah cintaku, atau setidaknya pernah menjadi. Aku mempercayainya lebih dari yang seharusnya, mencintainya lebih dari yang pantas. Namun, cinta saja tidak cukup untuk mempertahankan sebuah rumah tangga. Tidak cukup untuk menghindarkanku dari rasa sakit yang berkali-kali ia hadiahkan. Tidak cukup untuk membuatnya berhenti mencari bahagia di tempat lain. Aku telah memaafkan, berkali-kali. Aku telah memberi kesempatan, hingga tak tahu lagi batas dari kata "cukup." Tetapi, sampai kapan aku harus terus bertahan? Sampai kapan aku harus mengorbankan kebahagiaanku sendiri demi menjaga sesuatu yang terus menerus hancur? Dan di sinilah aku, berdiri di persimpangan. Antara bertahan dengan luka atau pergi dengan sisa-sisa keberanian yang kupunya. Aku tidak tahu bagaimana akhir dari kisah ini. Yang kutahu, aku hanya ingin menemukan kembali diriku yang telah lama hilang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines