Kita dan Luka

Kita dan Luka

  • WpView
    LECTURES 49
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Chapitres 3
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication dim., janv. 8, 2023
Ketika rumah berpulang bukan lagi tempat ternyaman, Ketika keluarga tidak lagi memberi kehangatan, Ketika luka menyamar tawa, Hari-hari kelam tidak pernah berakhir, Setiap orang memiliki sisi kelamnya masing-masing. Ada yang menyembunyikan luka dengan tawa, banyak sakit yang di ubah menjadi tidak apa-apa. Bukan karena munafik, tapi tidak semua luka bisa dipahami olah setiap orang.
Tous Droits Réservés
#258
good
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Kami Tumbuh Dari Ledakan
  • HOME FOR WOUNDS
  • GADIS LANGIT
  • The Quiet Orchestra
  • Sejenak Luka
  • This Is Not My House
  • STARLA
  • Menyerah atau Bertahan?
  • Aluka (Proses Penerbitan)
  • Benalu [Terbit]

Di sebuah rumah yang lebih sering berisik oleh bentakan daripada tawa, tiga anak tumbuh dari puing-puing cinta yang retak. Ara, si sulung yang belajar menjadi atap saat bapaknya lebih sering pergi ketimbang tinggal. Rei, anak tengah yang mencoba menjadi lelaki tanpa pernah punya contoh. Dan Zea, si bungsu yang bersembunyi di balik boneka bermata satu sambil bertanya dalam hati: "Apa semua rumah seperti ini?" Saat rumah yang dulu mereka sebut "pulang" tak lagi memberi tempat, satu per satu dari mereka harus memilih: tinggal dalam reruntuhan, atau membangun sendiri pondasi baru-meski dengan tangan gemetar. Ini bukan kisah keluarga yang sempurna. Ini kisah tentang bertahan meski tidak utuh, tentang anak-anak yang tak ingin mewarisi luka orang tuanya. Dan tentang keberanian untuk berkata: "Ledakan itu berhenti di sini." Karena tumbuh dari kehancuran... bukan alasan untuk mencintai dengan cara yang menyakitkan.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu