REVENGE

REVENGE

  • WpView
    Reads 23
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadMatureComplete Thu, Dec 22, 2022
Ketika topeng yang biasa Laura pakai terlepas, maka hanya akan ada dua kemungkinan yang pasti akan terjadi: Laura membunuh, atau dia yang akan terbunuh. Bagi Laura, tak ada cinta karena memang dia tak pernah benar-benar mencintai Leonardo. Dendam. Alasan utama dia menerima penawaran laki-laki itu bukan semata-mata karena menepati janjinya dan point utama dia rela mengalah dalam taruhannya dan Leonardo adalah karena dia sudah dapat menebak apa yang akan laki-laki itu inginkan.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • "LOVE AGAIN"
  • B͇l͇i͇n͇d͇ ͇W͇o͇m͇a͇n͇ // (selesai)
  • TOPENG (TAMAT)
  • Where am I?
  • X dan Dia
  • The Veil of Ambition
  • Owned By The Mafia King (S1)
  • The Killer With Psycho [COMPLETED]
  • Kanara Saksi Lentera
  • [ END ] Broken Shadow

Adeev tersenyum sinis dan mengangkat kakinya. Adeev menginjak luka di pundak laki-laki itu dan menekannya. Suara teriakan kesakitan menggema di kamar hotel. "Dulu mungkin aku terlalu bodoh untuk tidak langsung membunuhnya. Aku juga terlalu baik untuk tidak langsung menembak kepalanya. Tapi apakah kau tahu, karena dia dan dirimu aku menjadi sadar bahwa tidak seharusnya ada belas kasihan untuk siapapun." Laki-laki itu memegang kaki Adeev berusaha mendorong agar tidak menginjak pundaknya. Tapi Adeev justru semakin menekan luka itu. "Dee, apa yang kau lakukan!!" Adeev melepaskan luka tembak laki-laki itu dari injakan kakinya. Dan menatap Exell dalam-dalam tapi tidak lama kemudian para pasukan tim blacklion ikut masuk dan langsung mengamankan kamar hotel itu. Sedangkan ketua tim berlari dan memeriksa keadaan laki-laki itu. Saat tahu target mereka sudah tak sadarkan diri dengan bersimbah darah dan luka tembak. Dia bangkit dan langsung menodongkan pistol ke arah Adeev. ----------------------------------------------- "Ketika cinta harus kalah oleh dendam. Dan ketika dendam harus kalah oleh ketulusan. Saat kau harus mati-matian bangkit dari keterpurukan yang begitu dalam. Berusaha membangun tembok tinggi untuk melindungi dirimu. Menancapkan dendam pada hatimu sendiri agar membalaskan semua sakit yang kau rasakan, tapi tembok itu perlahan menjadi rapuh saat kau sadar dia tak pantas merasakan sakit yang pernah kau rasakan."

More details
WpActionLinkContent Guidelines