Rachelia(ON GOING)

Rachelia(ON GOING)

  • WpView
    LECTURES 654
  • WpVote
    Votes 304
  • WpPart
    Chapitres 9
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication jeu., déc. 25, 2025
"Kita hanyalah kisah manis yang ingin bahagia, namun selalu ditolak oleh semesta." *** Rachelia tumbuh sebagai gadis cerdas berdarah Indonesia-Inggris, dikelilingi prestasi namun hampa oleh kasih. Setelah kehilangan dua pelindung terbaiknya, rumah berubah menjadi tempat penghakiman-dan sang Mama adalah luka yang paling ia kenal. Ia dituduh atas kesalahan yang tak pernah ia perbuat. Dipaksa kuat, dipaksa bertahan, dan dipaksa menerima kenyataan bahwa tidak semua keluarga adalah tempat pulang. Di tengah hidup yang dipenuhi teka-teki, Rachelia berjalan sendirian, menahan lelah yang tak pernah ia ucapkan. Namun, bagaimana jika kebencian itu bukan berasal dari kesalahan Rachelia? Bagaimana jika kehilangan yang terjadi justru menyimpan kebenaran yang selama ini disembunyikan? Saat satu rahasia perlahan terungkap, Rachelia dihadapkan pada pilihan paling sulit: terus menyalahkan diri sendiri-atau berani menerima kenyataan bahwa luka terbesar dalam hidupnya bukan tentang dirinya. Sebuah kisah tentang keluarga, kehilangan, dan rahasia yang mengubah makna kata "tidak berguna" selamanya. Karena terkadang, yang paling lelah bukan mereka yang gagal-melainkan mereka yang terlalu lama disalahkan. ••• ⚠️Typo Bertebaran.
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Let Me Love You Longer
  • AIRA [On Going]
  • Almeyra Azqilla Alana [On Going]
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • Rachel
  • Air Mata Elara
  • Hanya Aku (ED)
  • ELGITA  (TERBIT)

Ini mengenai gadis manis yang pendiam dan gemar menari. Merahasiakan segalanya di balik senyum dan tawa ceria. Sampai pada saat rahasianya tak lagi dapat ia sembunyikan. "Gue nggak tau, sampai mana gue bisa bertahan. Tapi yang pasti, gue sayang sama lo." Bibir gadis itu tersenyum. "Andai gue bisa memilih, gue bakalan milih buat nggak kenal orang kayak lo, daripada akhirnya lo ikut menderita karena gue," sambung gadis itu. "Dan andai gue bisa memilih, Mil, gue bakalan milih buat nggak pernah terlahir daripada akhirnya gue harus nyaksiin gimana sakitnya orang yang gue sayang berjuang buat bertahan hidup." °°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°° JANGAN LUPA FOLLOW, GUYS!-♡ Halo, ini ceritaku yang ketiga di sini. Pastikan kalian baca sampai akhir, ya. Dan satu lagi, jika ada kesamaan nama tokoh, latar, atau apa pun dalam cerita ini, itu semua murni ketidaksengajaan. Harap dapat dimaklumi dan tidak langsung menjatuhkan. Oiya! Disclaimer aja, ceritanya lumayan singkat. So, pastiin jangan terlalu nyaman atau dighosting. Sudah cukup real life kalian dighosting, di cerita, kuharap jangan, xixi^^ Happy Reading-♡ Cover by : Pinterest

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu