Kembali Asing

Kembali Asing

  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Dec 21, 2022
Cinta baginya hanya sebuah luka, cinta baginya hanya sebuah angan saja. Cinta adalah sebuah ilusi yang membelenggu diri. Dia tak pernah percaya akan adanya cinta. Sampai suatu saat, dia bertemu dengan seseorang yang membuatnya mempertanyakan kembali tentang apa artinya cinta. Membuat warna di hidupnya yang gelap gulita. Tapi saat dia sudah dekat dengan gadis itu, dia merasa dia tak pantas untuknya, membuatnya kembali menganggap bahwa cinta adalah hal pahit yang tak seharusnya dia rasa. Apa yang sebenarnya terjadi pada dirinya? Apa yang sebenarnya dia rasa? Apakah dia akan bersama dengan gadis yang dicintainya? Apakah gadis itu akan merubah pandangannya tentang cinta? Atau membuatnya kembali terluka? Temukan jawabannya dengan membaca sebuah kisah yang terinspirasi dari kisah hidup penulisnya. Novel ini aku persembahkan untuk kalian yang mempunyai kisah serupa. Semoga bisa mewakilkan perasaanya 😊
All Rights Reserved
#115
sadness
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Juan [REVISI]
  • LOVE YOU FOREVER (gxg)
  • LOVE IS YOU
  • Cinta Bertepuk Sebelah Tangan (COMPLETED {MASA REVISI})
  • Luka dan Malam [END]
  • Her&Lass True Story
  • Valcano
  • I WHO FALL IN LOVE to you

Ini bukan kisah romansa dimana si pangeran sekolah jatuh cinta dengan primadona sekolah, bukan pula kisah si badboy yang jatuh cinta dengan seorang gadis polos, apalagi kisah si tukang bully yang jatuh cinta dengan korbannya. Sekali lagi ku ingatkan, ini bukanlah kisah romansa remaja masa kini. Kisah ini hanyalah perjalanan hidup seorang remaja dalam menjalani hidupnya. Ini kisah seorang remaja yang mencoba bertahan di tengah kerasnya dunia, dimana ketidakadilan benar-benar nyata. Cerita ini penuh dengan diskriminasi terhadap ia yang tidak 'sempurna'. Tentang mereka yang terjebak dalam nerakanya dunia. Tentang segala luka dan tangisan yang teredam. Tentang ketidakadilan yang ia rasa, sebab keadilan hanya milik mereka yang 'berpunya'. Kisahnya tidak berhenti di sana, sebab masih banyak luka yang akan ia rasa. Mereka yang ia harapkan dapat menyembuhkan luka, nyatanya hanyalah pemberi luka paling banyak. Ia hanya berharap hadirnya dapat diberi kasih, tapi bagaimana bisa jika hadirnya saja tak pernah diharapkan. Karena ia adalah hadir yang membawa luka. Jangan pikir bahwa ia tak pernah melawan, karena nyatanya, ia akan selalu melawan meski perlawanannya tak pernah membuahkan hasil. Sebab keadilan bukanlah miliknya. Memangnya apa yang bisa diharapkan di dunia ini? Jika memang masih ingin bertahan, maka jangan terlalu berharap kepada seseorang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines