SUAMIKU IDOLAKU

SUAMIKU IDOLAKU

  • WpView
    Reads 17,594
  • WpVote
    Votes 972
  • WpPart
    Parts 34
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Sep 26, 2023
"Kagumi saja dia sebagai idolamu. Jangan pernah berharap bahwa kamu dapat memilikinya." Kata itu yang selalu di ucapkan oleh Ersya setiap kali melihat idolanya. Namun, justru takdirnya berkata lain. Takdirnya berkata bahwa Ersya dapat memiliki idolanya. Ersya tidak menyangka bahwa acara camping adalah awal dari perubahan statusnya menjadi seorang istri dari idolanya. Pratama Arhan, dialah yang menjadikan idolanya yang kini berstatus sebagai suaminya. Akan tetapi, pernikahan tersebut terjalin di saat Arhan tengah menjalin kasih dengan wanita lain. Hal itu lah yang membuat Ersya harus berusaha mendapatkan hati suaminya. Meskipun Ersya harus berjuang sendiri. Siapa yang akan menjadi pelabuhan hati Arhan?akankah sang kekasih, atau istrinya. Penasaran? yuk langsung baca! ~ "Aku memang memiliki jiwa-nya. Namun tidak dengan hatinya."~Ersya. "Aku mencintai Ersya. Tapi aku tidak bisa melepas Marshella."~Pratama Arhan. "Aku hanya masa lalunya. Sedangakan kamu, masa depannya."~Marshella. Follow IG: mlniptriii__ Facebook: Vanadya Lacerta
All Rights Reserved
#1
asnawi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALANA : A Stepmother's Journey to Love [ TELAH TERBIT ]
  • Pelakor?
  • MUSHKIL PYAAR (End)
  • Our Impossible Love (COMPLETED)
  • Izinkan sekali saja
  • NIKAH DULU CINTA BELAKANGAN
  • STUCK IN THE MOMENT WITH YOU...
  • MAS !
  • VALUNA( ON GOING)
  • DUDA TAMPAN

Alana Refasya adalah perempuan yang nyaris tak tersentuh, elegan, mandiri, dan dihormati di dunia mode. Di usia 32 tahun, namanya bukan sekadar label, melainkan simbol eksklusivitas yang bertengger di puncak industri. Setiap gaun rancangannya bukan hanya sekadar pakaian, melainkan seni yang membingkai keanggunan. Sosialita, selebritas, bahkan bangsawan berlomba mengenakan karyanya. Wajahnya menghiasi layar-layar raksasa di kota besar, terpampang dalam cahaya gemerlap yang menciptakan ilusi kesempurnaan. Namun, kesempurnaan adalah fatamorgana yang mudah runtuh saat berhadapan dengan kenyataan. Pernikahan dengan Erland Addison membawanya ke dunia yang tak pernah ia kenal sebelumnya, sebuah rumah yang megah, tetapi kehilangan makna sebagai tempat berpulang. Ada sesuatu yang salah di rumah ini. Mereka yang tinggal di dalamnya terlalu terbiasa untuk merasa tidak dicintai. Terlalu lama mengandalkan satu sama lain tanpa pernah benar-benar percaya bahwa mereka tetap membutuhkan sosok ibu atau pasangan hidup. Dan saat itu juga, kenyataan menghantam Alana dengan keras. Keluarga ini telah porak-poranda dalam genggaman perempuan yang seharusnya menjadi tempat pulang mereka. Hancur begitu saja. Mengikis keyakinan bahwa mereka pantas dan layak dicintai. Luka-luka lama mengakar begitu dalam, kepercayaan telah lenyap, dan di dalam rumah ini, rumah yang seharusnya menjadi tempat kembali-tidak ada ruang bagi siapa pun yang mencoba masuk. Anak-anak itu menatapnya dengan sorot mata waspada, seakan menunggu saat ia melakukan kesalahan. Mereka tidak butuh ibu baru. Mereka tak ingin percaya lagi. Dan Alana pun sadar... perjalanannya baru saja dimulai. Karena ia tahu, membangun rumah bukan sekadar memiliki dinding dan atap. Bahwa memenangkan hati tidak sesederhana merancang gaun yang sempurna. Dan di tempat ini, di antara hati yang telah lama kehilangan kepercayaan, ia mengerti satu hal, sekadar usaha tidak akan pernah cukup.

More details
WpActionLinkContent Guidelines