PRANCE

PRANCE

  • WpView
    Reads 36
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Dec 18, 2024
Warning!!! 17+ Cerita ini mengandung unsur kekerasan! Zenna sering diserang sakit kepala hebat yang datang tanpa alasan jelas. Bersamaan dengan itu, bayangan mimpi buruk yang seharusnya terkubur kembali menghantui malam-malamnya. Ketakutan merayap perlahan, menggantikan rasa nyaman yang hilang entah ke mana. Satu per satu, orang-orang terdekatnya mulai menjauh-keluarga, teman, bahkan kekasihnya, meninggalkan Zenna dalam kesendirian yang mencekam. Sementara itu, Rulla, satu-satunya orang yang masih bertahan, mencoba mengungkap misteri di balik kehancuran hidup sahabatnya. Namun, semakin Rulla mencari, semakin banyak rahasia gelap yang terkuak. Siapa dalang di balik kekacauan ini? Dan apakah Zenna benar-benar korban... atau justru sesuatu yang jauh lebih menyeramkan? Update tiap Malam jum'at
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Doctor Lil-Daddy [END]
  • Ibu Susu untuk Bayi Gaib
  • Zed-Virus
  • SHENA [END] ✓
  • PERMAINAN KE17 (End)
  • Where am I?
  • THE SECRET OF RELYAN
  • SPORADIS
  • Together, Against all Odds (T.A.A.O) (LENGKAP)
  • Gadis Kelam

Kebencian, trauma, dan kesedihan yang mendalam itulah yang memicu dan menjadikan dirinya seperti seorang monster. Tak taukah kau, mulutmu itu begitu tajam ketika kau memakinya dengan seenak hatimu hingga membuatnya semakin hancur? Dia kesakitan, sedih, marah, kecewa, depresi dan trauma lantaran penyiksaan demi penyiksaan yang menyakitkan, penghianatan cinta yang tragis, hinaan cercaan makian yang menyayat hati, bahkan pemerkosaan begitu mengerikan yang telah merengut secercah harapanya untuk hidup bahagia. Tidakkah kau dengarkan tangisan pilunya? Tidakkah kau dengarkan teriakanya yang menyayat hati itu? Atau kau pura pura tuli karena keegoisanmu? Bagaimana bisa kau tertawa dan mencerca, dan menghakiminya selayaknya manusia hina tanpa sudi mengenal dan mengetahui apa yang terjadi padanya. Kau pikir kau siapa? "Dia monster kamar 23, dan dia pembunuh"

More details
WpActionLinkContent Guidelines