Jika autis bisa bicara

Jika autis bisa bicara

  • WpView
    LECTURAS 47
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Partes 3
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, abr 9, 2023
Aku tak pernah ingin terlahir menjadi seorang yang Autis. Aku ingin hidup normal, tak apa jika tak sempurna, namun aku juga tak ingin menjadi istimewa. ya, istimewa. mereka bilang aku yang terlahir dengan keterbatasan ini adalah seorang yang istimewa. Tapi nyatanya tak semua orang beranggapan begitu. Tak jarang mereka yang normal memandangku pilu. Berbagai tatapan ku terima. Mereka menatapku jijik, membicarakan ku, dan mengejek kekurangan ku. Disana aku tak mengerti apa-apa, Aku hanya sibuk menutup telinga dan mengerutuki nasib karena tak seperti mereka.
Todos los derechos reservados
#81
autism
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • The Bleeding Lady [completed]
  • The Number You Are Trying to Reach is Not Reachable
  • Arshaka Heizen Lergan
  • Surga yang Harus ku jaga
  • The Silence That Shaped Me
  •  HAZELA
  • Hanya Sebagai Ibu Pengganti
  • Stop!! Mempermalukan ku
  • [✓] Mistress Ji's beloved husband's daily life
  • PENGALAMAN KU, KISAH DIA

Ia tak pernah meminta hidup yang sunyi. Namun sejak kecil, ia diajari bahwa diam adalah satu-satunya cara untuk bertahan. Seorang perempuan dinikahkan oleh ayahnya dengan anak angkat yang tak pernah merasa memiliki siapa pun. Pernikahan mereka bukan tentang cinta, melainkan tentang kewajiban, dendam, dan luka yang diwariskan tanpa permisi. Laki-laki itu tak pernah mencintainya. Bahkan, tak pernah mencoba. Yang ia lihat hanyalah sosok yang mewakili masa lalu yang ingin ia lupakan, bayangan dari keluarga yang membuatnya merasa asing seumur hidup. Malam-malam perempuan itu dipenuhi dingin. Bukan hanya dari tubuh yang menjauh, tapi dari kemarahan yang tak ia pahami. Namun dalam sunyi yang dipaksakan, ia tetap bertahan. Mencoba belajar mencintai dalam diam. Menanti entah untuk disembuhkan, atau perlahan dilenyapkan. Kisah sunyi tentang hati yang tak pernah dipilih, dan luka yang terlalu dalam untuk disuarakan.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido