Jika autis bisa bicara

Jika autis bisa bicara

  • WpView
    Reads 47
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 9, 2023
WpInfo
Non-Fiction
Tagsautism
Aku tak pernah ingin terlahir menjadi seorang yang Autis. Aku ingin hidup normal, tak apa jika tak sempurna, namun aku juga tak ingin menjadi istimewa. ya, istimewa. mereka bilang aku yang terlahir dengan keterbatasan ini adalah seorang yang istimewa. Tapi nyatanya tak semua orang beranggapan begitu. Tak jarang mereka yang normal memandangku pilu. Berbagai tatapan ku terima. Mereka menatapku jijik, membicarakan ku, dan mengejek kekurangan ku. Disana aku tak mengerti apa-apa, Aku hanya sibuk menutup telinga dan mengerutuki nasib karena tak seperti mereka.
All Rights Reserved
#28
autism
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Bleeding Lady [completed]
  • Bukankah ini Hidupku?
  •  HAZELA
  • THE POWER OF MY EYES [BOYSTORY]
  • Eysha Love Story'
  • I'am Not A Virgin
  • Hanya Sebagai Ibu Pengganti
  • Stop!! Mempermalukan ku
  • Arshaka Heizen Lergan

Ia tak pernah meminta hidup yang sunyi. Namun sejak kecil, ia diajari bahwa diam adalah satu-satunya cara untuk bertahan. Seorang perempuan dinikahkan oleh ayahnya dengan anak angkat yang tak pernah merasa memiliki siapa pun. Pernikahan mereka bukan tentang cinta, melainkan tentang kewajiban, dendam, dan luka yang diwariskan tanpa permisi. Laki-laki itu tak pernah mencintainya. Bahkan, tak pernah mencoba. Yang ia lihat hanyalah sosok yang mewakili masa lalu yang ingin ia lupakan, bayangan dari keluarga yang membuatnya merasa asing seumur hidup. Malam-malam perempuan itu dipenuhi dingin. Bukan hanya dari tubuh yang menjauh, tapi dari kemarahan yang tak ia pahami. Namun dalam sunyi yang dipaksakan, ia tetap bertahan. Mencoba belajar mencintai dalam diam. Menanti entah untuk disembuhkan, atau perlahan dilenyapkan. Kisah sunyi tentang hati yang tak pernah dipilih, dan luka yang terlalu dalam untuk disuarakan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines