14 parts Ongoing Di pagi hari yang cerah, tirai jendela masih tertutup sinar matahari menyelinap lewat celah tirai.
"Ah ah ah ah!" Airi terdengar mend3s4h kecil menggigit ujung bibir, keinginan diluar dugaan ternyata terkabul. Mencurahkan segala kerinduan yang mendalam, berpikir bahwa sang kekasih enggan pergi ke bandara seperti yang telah dibicarakan.
Ia merasa menjadi wanita sangat spesial di hati Diego, pria itu mementingkan sang kekasih dari pada kesibukannya yang selalu merenggut banyak waktu. Tanpa ia sadari bahwa sebenarnya pria kekar sedang membombardir lubang cintanya adalah jelmaan monster.
"Kau telah merelakan waktu berhargamu untukku sayang, eeughh ah ah ah. Baiklah aku akan terus melayanimu. Eeuu euu eughh ahhh!"
Tadinya Airi hendak bersiap-siap untuk pergi ke kantor, namun tak disangka sang kekasih tak jadi pergi. Dengan demikian ia memiliki waktu banyak untuk mencurahkan segala hasrat yang terpendam.
Melebarkan kedua kaki ke samping, posisi duduk agak ke bawah membuat leher tertekuk . Dengan begitu mata kepala Airi dapat melihat benda tumpul berurat sedang asyik mengg3nj0t melalui celah antara dua bibir bawah yang menganga sengaja dilebarkan.