Story cover for take your time by iputtt09
take your time
  • WpView
    Reads 312
  • WpVote
    Votes 83
  • WpPart
    Parts 4
  • WpView
    Reads 312
  • WpVote
    Votes 83
  • WpPart
    Parts 4
Ongoing, First published Dec 23, 2022
Mature
Pengungkapan diri atau self disclosure merupakan bentuk komunikasi interpersonal yang membagi informasi diri pribadi berupa ide, perasaan dan fantasi serta mengungkapkan reaksi dan tanggapan terhadap suatu situasi yang umumnya disembunyikan namun disampaikan sehingga orang lain mengetahui apa yang dipikirkan, dirasakan dan diinginkan.
Pengungkapan diri yang dilakukan secara tepat merupakan indikasi dari kesehatan mental seseorang. Disini saya akan menceritakan sedikit banyaknya tentang kesehatan mental yang saya alami, dan saya harap tidak banyak orang yang merasakan situasi maupun kondisi yang pernah saya alami. Bagi pembaca yang merasa perasaan yang sama Kamu Hebat! mental kita benar benar kuat.
All Rights Reserved
Sign up to add take your time to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
C by IniAku-BukanKamu
27 parts Complete
"Drama banget hidup gue. Bahkan sinetron azab pun tidak semenyedihkan ini, sial." Gadis itu menunduk, melihat ke bawah dengan tatapan kalut. Kemudian ia menatap ke atas langit, hujan, tak ada bintang. Hanya ada langit gelap yang sesekali menjadi begitu terang karena kilatan petir. "Mak, kenapa nggak ajak Clara sekalian, sih?" lirih gadis itu membiarkan air hujan menerpa wajahnya yang penuh luka lebam. Bahkan tetesan air di tangannya berubah menjadi kemerahan, bercampur dengan darah. Ia tak menangis, lebih tepatnya sudah lama ia tidak bisa menangis. Sebelum memutuskan keluar di tengah hujan lebat, ia menikmati kesendirian yang menyakitkan di emperan ruko tak jauh dari jembatan ini. Sendiri yang begitu sakit karena dadanya yang sesak dan tangannya yang tak berhenti mengeluarkan darah yang bersumber dari sayatan yang ia buat sendiri. Ia kembali menundukkan kepala. Memejamkan mata erat, membiarkan rasa sakit fisik dan mentalnya bersatu dengan gumuruh suara petir. Mungkin, ini terkahir kalinya ia menikmati rasa sakit itu. Karena ia memilih untuk, menyerah. "Lo gila?!" Gadis itu membuka kembali matanya, tangannya semakin terasa perih karena terbentur aspal jembatan. Tak lain karena dorongan pemuda yang saat ini menatap tajam ke arahnya. Ia mengerjap bingung. Mencoba mencerna apa yang baru saja terjadi. "Lo mau bunuh diri, hah!?" Sentakan pemuda itu membuat dia sadar, ia gagal. Gagal untuk mengakhiri penderitaannya malam ini. Menyadari hal itu membuatnya tanpa sadar meneteskan air mata. Entah ia harus bersyukur atau justru menyalahkan pemuda yang saat ini berjongkok di hadapannya. Pemuda yang membuat percobaan bunuh dirinya malam ini gagal total. Jadi ia masih harus melanjutkan hidupnya yang menyedihkan ini?
Meneroka Jiwa by KaiaKarnika
52 parts Complete
[The Wattys 2022 Winner kategori romansa dan penghargaan "Awalan Paling Menarik"] Ketika hidup seolah tak pernah alpa menyajikan lara. Kala akhirnya ada setitik cerah cinta. Apakah harus berjuang demi cinta atau terus berkubang derita? Wangi tidak pernah meminta lahir dari rahim seorang penderita skizofrenia, pun tak kuasa menolak tumbuh dengan label anak orang gila. Nestapa yang teramat akrab dalam hidup telah membuatnya menyimpulkan makna, bahwa dirinya tak layak menerima cinta, bahwa kehadirannya memang tak pernah didamba. Lalu tatkala para lelaki datang membawa romantika, dimulailah sebuah drama. Drama yang menjadikannya pemain utama, mendapat sorotan banyak mata. Drama penuh dinamika menjelajahi jiwa. Akankah Wangi menemukan makna cinta yang didamba atau hanya mempertegas bahwa ia memang ditakdirkan untuk selalu hidup dalam derita? *** This story is dedicated to my friend - ***** - who has found the meaning of life. Rank #1 Psikologis 20/4/2022 Rank #1 Mentalhealth 15/4/2022 Rank #1 Selflove 28/1/2022 Rank #1 Skizofrenia 13/12/2021 Rank #1 Kecemasan 15/12/2021 Rank #3 Kesehatanmental 13/12/2021 Dilarang keras mengambil sebagian dan/atau seluruh isi cerita tanpa izin penulis. Manusia yang bermartabat tak akan sudi melakukan plagiat. Cerita ini terinspirasi dari kisah nyata, tetapi untuk detail nama tokoh, profesi, institusi, tempat kejadian, atau peristiwa, semua adalah murni imajinasi penulis. Dengan demikian, apabila ada kesamaan, maka itu adalah kebetulan semata dan tidak ada unsur kesengajaan.
You may also like
Slide 1 of 8
Narasi patah hati cover
AMERTA : The Last Embrace cover
C cover
... cover
Karena Aku Tidak Ingin Hilang Tanpa Arti cover
Meneroka Jiwa cover
Happy Ending cover
Kathréftis {καθρέφτης}|| End✓ cover

Narasi patah hati

41 parts Complete Mature

Pernikahan yang ada di depan mata hancur berantakan dalam semalam. Mimpi, cinta, usaha dan segala hal yang selama ini ia tapaki seolah runtuh bersama dengan pengkhianatan yang ia terima. Mahika tak pernah menyangka hidupnya yang adem ayem akan mencapai titik klimaks rasa kecewa di usia dua puluh dua. Sikap optimis yang mendarah daging dalam dirinya tak lagi bersisa selepas malam itu. Tak lagi ada setitikpun cahaya yang bisa ia lihat ketika bangun di pagi hari. Cintanya selama dua tahun kandas di saat mereka harusnya tengah berbahagia. Bagaimana bisa dunia sekejam itu padanya? Narasi-narasi patah hati berkumandang nyaring sekali, menyambut kegagalan akbarnya yang mematahkan hati ; sepatah-patahnya. Mahika hancur, lebur dalam keping-keping rasa sakit yang tiada henti menikam, meluluh-lantahkan sedikit harga diri yang ia genggam. Luka itu terlalu dalam hingga ia meragu ... bertanya-tanya diantara isak tangis yang ia untai di depan Tuhan yang maha kuasa. Pasca rasa sakit ini, apakah ia akan bisa kembali jadi Mahika seperti sebelumnya? Apakah akan ada masa dimana ia percaya lagi pada cinta? Dan apakah ada di luar sana, setidaknya satu saja ... satu saja manusia yang bisa ia genggam tangannya tanpa menyakiti ataupun mengkhianati? (PERHATIAN ‼️ BEBERAPA PART DALAM CERITA INI SUDAH DI HAPUS OLEH PENULIS DAN BISA DI BACA DI KARYAKARSA. TERIMAKASIH.)