UNEXPECTED

UNEXPECTED

  • WpView
    Reads 40
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Oct 1, 2023
'Dear dairy Hari ini, hal yang mengejutkan terjadi. Luke, my first love until now..dia nembak aku. So? yeah..i'm his boyfriend now<3" Kisah tentang asmara anak kelas 11. Antara Luke dengan Tine. Setelah memendam perasaannya lumayan lama, ternyata Luke mempunyai perasaan yang sama kepada Tine. Apakah Tine bahagia? Lebih dari itu, he's over the moon. Ia mulai menjalani kehidupannya dengan bahagia. Menerima kalimat-kalimat manis dari Luke yang memabukkannya. Ia senang, ia bahagia.. Ia? apakah hanya ia yang merasakan kebahagiaan ini? Welp..ketika sudah jatuh, akan sulit untuk bangkit dan melupakan tragedi itu. But..just like a song "You know it's not the same as it was" Ya..semuanya hancur. Luke meninggalkan nya sendirian. Tanpa harapan, tanpa semangat, tanpa orang lain. Apakah Tine sedih? Lebih dari itu, he's depression. Tine kacau dengan pikiran dan kehidupannya. Apakah ia akan bertahan? Jangan harap, beberapa minggu kemudian, Tine pergi. Lalu, apa yang terjadi? Apakah cerita ini selesai? "Welp, Win..salken, gua Bright" Ternyata Tuhan masih memberikannya kesempatan emas. Dan..disinilah kisah sesungguhnya dimulai. . . . . OLAA! WELCOME BACK AGAIN! SO, INI REMAKE DARI ONE WORD, HOPE YOU ENJOY GUYSS💓💓💓
All Rights Reserved
#281
taynew
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • You're Here, But Not For Me
  • 5 Years Later
  • Together ✓[COMPLETED]
  • Rintik Hujan
  • Lihat Angkasa, Bunda.
  • Different [END]
  • EGLANTINE ㅡ'Na Jaemin'
  • Hai, Angkasa! [COMPLETED]
  • The Kidnapper
  • SORRY || Brighttu

Katanya, tatapan bisa bohong. Tapi kenapa setiap kali mataku dan matanya bertemu, jantungku selalu membocorkan semuanya? Aku yang diam-diam menyimpan perasaan, dan dia... entah menyembunyikannya, atau memang belum menyadarinya. Kadang aku berharap dia gak lihat. Tapi kadang juga kecewa waktu dia beneran gak lihat. Lucu ya? Dan aku? Aku tetap di sini. Setiap kali aku melihatnya, aku hanya bisa menatap dari kejauhan, menyembunyikan perasaan yang tak pernah terucap. Aku takut, jika aku mengungkapkannya, semuanya akan berubah. Jadi, aku memilih diam, menikmati setiap momen kecil yang bisa aku curi bersamanya. Aku sering bertanya-tanya, apakah dia pernah merasakan hal yang sama? Namun, aku terlalu takut untuk mencari tahu jawabannya. Karena jika ternyata tidak, aku harus siap menerima kenyataan yang menyakitkan. Aku tahu, ini bukan cinta yang sehat. Tapi bagaimana aku bisa berhenti mencintainya, jika setiap detik aku hanya memikirkannya? Aku mencoba untuk menjauh, untuk melupakan perasaan ini. Namun, semakin aku mencoba, semakin aku terjebak dalam perasaan yang sama. Seolah-olah hatiku menolak untuk melepaskan. Aku membayangkan bagaimana rasanya jika dia tahu perasaanku. Apakah dia akan menjauh, atau justru mendekat? Namun, semua itu hanya ada dalam pikiranku. Aku menulis tentangnya, tentang perasaanku yang tak pernah sampai. Menulis menjadi pelarianku, satu-satunya cara untuk menyalurkan perasaan ini. Karena aku tahu, aku tak akan pernah bisa mengatakannya langsung padanya. Aku hanya bisa diam dan menahan semuanya sendiri. Tapi mungkin, inilah caraku mencintai. Dalam diam, tanpa harapan, tapi penuh ketulusan. Aku tahu, mencintai dalam diam adalah pilihan yang menyakitkan. Tapi aku juga tahu, ini adalah satu-satunya cara agar aku tetap bisa berada di dekatnya. Meskipun hanya sebagai teman, aku sudah cukup bahagia. Karena setidaknya, aku masih bisa melihat senyumnya setiap hari.

More details
WpActionLinkContent Guidelines