Surat Masa Depan [On Going]

Surat Masa Depan [On Going]

  • WpView
    Reads 38
  • WpVote
    Votes 42
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Feb 19, 2023
"Menjalani hari begitu tenang ketika semua sudah tertuliskan dalam surat yang menggambarkan tentang hari esok" . . . Bagaimana jika kamu tiba-tiba mendapatkan surat yang berisikan tentang kejadian esok hari? Memang kedengarannya mustahil, jika ada seseorang mengetahui kejadian yang akan datang. Tetapi, itulah yang dirasakan oleh Quesera Herenciana. Seorang gadis yang hanya tinggal bersama bibinya yang sudah tak lagi muda. Bibinya memanggilnya Sera, karena menurutnya hanya nama itulah yang mudah diingatnya. Akankah Sera memercayainya begitu saja? Ataukah Sera mengedepankan pemikiran rasionalitasnya yang tinggi dan tidak percaya akan sesuatu yang di luar akal pemikirannya? Lalu, apakah dengan surat yang didapatkannya, Sera bisa dipertemukan dengan orang yang spesial? Ikuti terus kisah Sera, yang pasti seru dan menyenangkan. ⚠️WARNING⚠️ - Menggunakan bahasa baku - Hasil imajinasi penulis - Dilarang plagiat
All Rights Reserved
#7
berkebun
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SELENOPHILE : RED MOONBOUND
  • ARSYA: My Naughty Boyfriend (END)
  • FEXZY (END)
  • Whispers of melody
  • WHO ARE YOU [SELESAI✔️]
  • SWITCH [End]
  • Mesin Waktu [TAMAT]
  • Surat Untuk Andiny {TAMAT} ✓

#WARNING!# ##Typo berserakan!## Starla Lenora selalu merasa kosong, seperti malam tanpa bintang. Hidupnya berjalan tenang, namun hampa, hingga suatu malam, saat bulan memerah di langit keempat, ia bertemu seorang anak laki-laki misterius di tengah hutan bisu bernama Al. Sejak pertemuan itu, waktu tak lagi berjalan lurus. Ramalan kuno tentang Penjaga Waktu mengikat mereka pada takdir besar. Di mana tanda lahir berupa bulan merah dan jam di telapak tangan mereka menjadi kunci bagi waktu yang mulai retak. Tiga dentang lonceng, satu demi satu, membawa mereka menembus batas ruang dan zaman. Dalam perjalanan melintasi waktu, mereka terlempar ke masa depan, ke dunia asing yang dingin dan asing, di mana keduanya hidup dengan nama baru yaitu, Luna dan Gallen. Namun, takdir mempermainkan mereka. Starla, yang kini dikenal sebagai Luna, mengingat semuanya-masa lalu, Al, dan cinta yang tumbuh di antara reretakan waktu. Sementara Al, yang menjadi Gallen, lupa segalanya. Lupa pada Starla. Lupa bahwa mereka pernah berjanji tak akan saling melepaskan. Di tengah dunia masa depan yang tak mengenal esok hari, Luna dan Gallen harus memilih, membangunkan kembali ingatan Gallen atau membiarkan waktu menelan cinta mereka diam-diam. Sebuah kisah fantasi puitis tentang waktu, kehilangan, dan cinta yang abadi di bawah cahaya bulan yang tak pernah lelah membisikkan nama seseorang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines