Ini tentang Algra dan Naya yang 7 tahun silam menikah muda. Masa waktu yang lama membawa perubahan yang signifikan. Akankah keduanya hidup lebih baik di dunia yang semakin keras ini?
"Waktu mendorong pendewasaan akal dan kematangan naluri. Gue harap, semakin besar dorongan akal dan semakin matang naluri itu, gue bisa membersamainya di keadaan paling terpuruk sekalipun. Bertahan, ya, Nay?" - Algrafi Zayyan Danadyaksa
"Kehilangan anak berarti kehilangan diri sendiri. Aku hilang arah, rapuh, dan berantakan. Apa sehilang arah, serapuh, dan seberantakan ini masih bisa bertahan?" - Nayanika Zaqueena Dya
•••
"Gra, anak kita sudah meninggal," gumam Naya sambil terisak, memandangi makam bocah yang tiga minggu lagi berusia 7 tahun.
Algra hanya diam, mengusap punggung Naya untuk menenangkannya.
"Tujuan hidup kita udah mati, lantas untuk apa kita hidup setelah ini, Gra?" Karena Algra enggan bicara, Naya lebih dulu melontarkan kata-katanya yang penuh emosional.
Tanpa helaan napas, Algra berkata, "Untuk lanjutin cita-cita kita dulu, Nay... mencetak bayi kembar 3."
WTF!!
•••
26 Desember 2022
5 Januari 2025 (Dengan alur baru)
Copyright by Queenliiiiiii
⚠️PART TERBARU AKAN MUNCUL KALAU KALIAN SUDAH FOLLOW⚠️
"𝓢𝓮𝓹𝓪𝓼𝓪𝓷𝓰 𝓵𝓾𝓴𝓪 𝔂𝓪𝓷𝓰 𝓹𝓪𝓷𝓭𝓪𝓲 𝓶𝓮𝓷𝓾𝓽𝓾𝓹𝓲 𝓭𝓾𝓴𝓪."
- 𝓢𝓪𝓯𝓲𝓻𝓪 𝓡𝓜, 𝓐𝓵𝓫𝓲𝓻𝓾
"Ah ya gue punya istri buat diajak mati bareng."
"Ayang Al kenapa ngomong gitu? Kok hobi banget ngeprank malaikat maut. Gak boleh hobi ke neraka Ayang Al."
"Harus seneng lah lo, mati bareng suami lo."
Lalu bagaimana kisah keduanya berlanjut? ALBIRU yang tak menyangka dipertemukan dengan gadis bernama BELLA yang ternyata banyak membawa perubahan hidupnya. Perjalanan hidup mereka juga tidak akan semulus apa yang dibayangkan, banyak kejadian mengerikan yang akan terjadi apabila tangan mereka masih saling bertautan.
"Bajingan ini enaknya gue congkel aja matanya atau gue tarik aja lidahnya sampe putus?"