Laranya Sastra

Laranya Sastra

  • WpView
    LETTURE 5
  • WpVote
    Voti 1
  • WpPart
    Parti 1
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione dom, dic 25, 2022
"Airinda," "Hem," "Lo mau tau rahasia besar anak Sastra?" "Anak Sastra," Airinda mengalihkan atensi, menatap lelaki didepanya yang masih saja terfokus dengan coretan di canvas. "Lo udah punya anak?" tanya gadis itu. "Maksud gue anak jurusan Sastra, Airinda," gemas lelaki itu. Delara terkekeh, "Siapa suruh pertanyaan lo ambigu_" gadis itu menjeda ucapanya. "Emang anak Sastra punya rahasia apa. Pasti jampi jampi biar karyanya bagus, kan? " terka Delara dengan nada bercanda. Lelaki dihadapannya menghentikan aktivitas, menaruh kuas ditempatnya kemudian beralih menatap wajah Delara. "Jika lo berhasil membuat mereka jatuh cinta, lo akan abadi dalam karyanya," jelas lelaki itu. Delara mengangkat sebelah alisnya, bertanya. "Termasuk lo?" "Pengecualian," "Maksudnya?" "Lo bakal tau seiring berjalannya waktu," Delara membalas tatapan lelaki didepannya, tatapan yang sedari tadi ia abaikan. "Entahlah, gue capek sama lo yang penuh teka teki," "Sama Ai, gue juga pengen cepat mengakhiri nya,"
Tutti i diritti riservati
#67
hexagon
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Love With Teacher
  • Friendzone My Love
  • Kahfi dan Yumna
  • AILAH(END)✅
  • Sudut pandang (felisha)
  • Aku Adalah Lukamu
  • ANNISA {ON GOING}
  • Prema Sutram [Completed✔️]

Cerita ini bukan tentang perjodohan, melanikan semua berawal dari musibah takdir. dimana kita harus menerima seseorang yang bejat dimata kita sebagai suami sendiri. tidak diduga memang, tetapi siapa juga yang menduga pada akhirnya kami akan saling mencintai?. "Saya akan bertanggung jawab atas apa yang saya lakukan padamu tadi malam, tetapi tidak dengan menikah" Seorang pria yang berstatus guru tersebut mengatakan kata-kata tersebut pada seorang gadis berstatus siswi. "Apa maksud anda!?, mengapa anda menyudutkan saya seolah-olah saya salah!" Ujar gadis tersebut bernama Indira carlestia wijaya pada gurunya yang bernama Raga pratama dengan nada tinggi. "Saat ini saya akan membayar kamu dengan uang 300 juta, namun jika kamu hamil anak saya maka saya akan menunggu kelahiran anak tersebut dan akan membelinya dari anda, bukankah kita saling menguntungkan?" Ujar Raga pada Indira sambil menulis jumlah uang yang akan diberikan pada indira didalam kertas cek. "Saya tidak membutuhkan uang anda! jika saya hamil anak anda, saya tidak akan pernah menjual anak saya pada pria bejat seperti anda" Bentak Indira lalu berlari menuju toilet yang terdapat didalam hotel tersebut. Tertarik? yuk langsung baca :')

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti